Dua Kubu Pasangan Capres-Cawapres Minta Sampaikan Langsung Visi-Misi

Tim sukses masing-masing pasangan calon presiden-calon wakil presiden mengusulkan pasangan capres-cawapres menyampaikan secara langsung visi-misi.

Dua Kubu Pasangan Capres-Cawapres Minta Sampaikan Langsung Visi-Misi
Tribunnews/Dany Permana
Pasangan capres-cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta) dan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) berjalan meninggalkan panggung usai menyampaikan pandangannya dalam acara debat capres-cawapres terakhir di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sabtu (5/7/2014). Debat terakhir ini mengambil tema Pangan, Energi, dan Lingkungan. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Tim sukses masing-masing pasangan calon presiden-calon wakil presiden mengusulkan pasangan capres-cawapres menyampaikan secara langsung visi-misi.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menjadwalkan sesi penyampaian visi-misi itu akan disampaikan pada 9 Januari 2019.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional TKN Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto, mengatakan penyampaian visi-misi mengandung komitmen dari capres-cawapres terhadap arah masa depan bangsa dan skala prioritas pembangunan.

"Tentu saja bapak presiden dan pak Kiyai Ma'ruf Amin sesuai ketentuan perundang-undangan yang menyampaikan seluruh gagasan visi misi dan demikian halnya dengan debat," kata Hasto, ditemui di kantor KPU RI, Rabu (2/1/2018).

Menurut dia, pemilu sebagai momentum menyampaikan gagasan disertai rekam jejak pasangan capres-cawapres. Sehingga, Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf menerima masukan agar debat sebagai momentum menyampaikan gagasan terbaik untuk bangsa dan negara.

Untuk penyampaian visi-misi pasangan capres-cawapres sesuai undang-undang disampaikan pasangan calon, sehingga aspek originalitas seluruh gagasan terbaik dapat disampaikan pasangan calon.

Sedangkan, kata dia, tim kampanye akan memberika dukungan yang terbaik terkait hal tersebut.

"Ini kan visi-misi pasangan calon presiden dan wakil presiden, jadi karena itu kami berpendapat, meskipun di sini KPU memberikan sebuah ruang itu untuk benar bisa disampaikan pasangan calon presiden dan wakil presiden," kata dia.

Sementara itu, Direktur Materi Debat dan Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said, menambahkan pasangan capres-cawapres berkompetensi menyampaikan visi-misi.

"Dan pada waktu kesempatan untuk memberikan visi-misi diberikan itu, kami berpikir yang bekompetisi calonnya karena itu kami usulkan minimal dibuka peluang kalau pun tak diharuskan dibolehkan calon itu memaparkan visi misi jadi itu yang ingin kami sampaikan," kata Sudirman.

Melalui sesi debat kandidat, kata dia, masyarakat mendapatkan pendidikan politik dan mengetahui kualifikasi capres-cawapres yang akan dipilih.

"Kami mengusulkan sesuai permintaan Pemilu, tetapi apapaun keputusanya kami akan mengikuti karena menurut saya KPU mempunyai pertimbangan yang baik," tambahnya.

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved