Breaking News:

Longsor di Sukabumi

Cerita Relawan Gali Tanah di Lokasi Longsor Cisolok Sukabumi, Temukan Rumah Panggung Ambruk

cukup panjang hingga berjam-jam bahkan ia dan yang lainnya harus menggali tanah hingga 3 meter bahkan lebih.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
petugas gabungan bersiap untuk melanjutkan pencarian korban longsor Cisolok, Sukabumi 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISOLOK - Warga Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Nadi (55), diperkenankan untuk ikut membantu proses evakuasi korban longsor.

Nadi mengaku keluarganya tidak ikut menjadi korban longsor, namun ia membantu kerabatnya sambil mengenali jenazah dan rumah yang tertimbun tanah lumpur.

Nadi menceritakan pengalamannya ketika membantu dan berhasil mengevakuasi salah satu jenazah warga atas nama Mulyani.

Proses pencarian, kata dia, cukup panjang hingga berjam-jam bahkan ia dan yang lainnya harus menggali tanah hingga 3 meter bahkan lebih.

"Cukup sulit, ditandai dikira-kira di sana ada rumah kita gali, kita perkirakan ada korban di sana gitu, waktu saya temukan korban atas nama Mulyani itu kita gali tanah sampe kedalaman 3 meter," kata Nadi kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (3/1/2019).

Usai menggali tanah dibantu alat berat, Nadi menuturkan bahwa ia menemukan rumah panggung kayu berbilik bambu dalam kondisi ambruk.

Bangunan rumah tersebut tertimpa dan bercampur tanah serta bebatuan besar.

"Ada batu-batunya juga, gede-gede, tapi untung ada alat berat dikeduk sampe keliatan rumahnya, jadi itu rumah ketimpa batu juga karena bilik bambu rusak. Terus dibongkar rumahnya, pakai beko lagi, kalau gak pakai beko susah," katanya.

Usai reruntuhan rumah dibongkar, ia dan tim evakuasi lainnya barulah melihat adanya korban dimana seluruh badannya terlumuri lumpur.

"Korban kehimpit bangunan rumah campur tanah, jadi rumahnya ambruk ketutup sama tanah, dia posisinya terlentang. Dia udah ketutup lumpur jadi gak bau, pokoknya langsung diangkat, digotong, dibawa," ungkap Nadi.

Sebagai informasi, sampai Jumat (4/1/2019) pagi ini jumlah korban tewas dalam bencana longsor ini berjumlah 18 orang sementara sekitar 15 orang diduga masih tertimbun.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved