Breaking News:

Longsor di Sukabumi

Dua Anjing Pelacak yang Diterjunkan di Lokasi Longsor Cisolok Sukabumi Terluka

Anjing pelacak dari Polda Jawa Barat berjenis Belgian Milanois bernama Ex terluka usai terjun membantu pencarian korban longsor di Sukabumi

Tribunnews.com/Naufal Fauzy
Anjing pelacak yang diterjunkan dalam evakuasi korban longsor di Cisolok, Sukabumi mengalami luka di bagian kaki 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISOLOK - Material longsor di Kampung Cimapag Blok Garehong, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, mambuat anjing pelacak (K-9) terluka.

Material longsor di kawasan ini cukup berbahaya karena lumpur bercampur dengan material bangunan seperti kaca, kayu, bambu dan ditambah bebatuan dan yang lainnya.

Anjing pelacak dari Polda Jawa Barat berjenis Belgian Milanois bernama Ex terluka usai terjun membantu pencarian korban.

Ex mengalami luka sobek di bagian kakinya yang kemudian dia ditarik kembali dari lokasi longsor untuk diobati oleh petugas medis khusus untuk mereka.

Selain itu, anjing pelacak jenis yang sama dari Mabes Polri bernama Sweety juga mengalami luka di bagian kuku kakinya.

Bagian kaki kedua anjing ini dibalut perban namun mereka terpantau masih mampu berjalan secara normal.

Ex dan Sweety ini merupakan dua anjing dari total empat ekor anjing pelacak yang diterjunkan.

Kanit K-9 SAR Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri, Ipda Erasmus, menuturkan bahwa pihaknya akan mengecek seberapa parah luka yang dialami anjing pelacak sebelum diterjunkan kembali.

"Sebelum kami turun ke lokasi, kami melihat kesehatan anjing dengan medis, apakah sehat, kuat, kondisi luka dan sebagainya kita lihat apakah masih baik, kalau baik kita terjunkan," kata Erasmus kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (4/1/2019).

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved