Breaking News:

Longsor di Sukabumi

Pasangan Ini Menikah di Dekat Tenda Pengungsi Longsor di Sukabumi, Digelar Sederhana Tanpa Hiburan

Keluarga Kokom (42) menggelar acara pernikahan putrinya secara sederhana di tengah duka warga yang masih mencari korban longsor di Cisolok Sukabumi

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Pernikahan Nenden Putri (20) dengan Giri Anggara (24) di Kampung Cimapag, Cisolok, Sukabumi. 

Rumah Kokom hanya berjarak sekitar 20 meter dari posko bencana dan lima puluh meter dari lokasi longsor.

Sang pengantin, Giri Anggara, mengaku hari ini ia merasa bahagia sekaligus berduka.

"Bahagianya saya hari ini menikah, sedihnya keluarga saya juga ada yang menjadi korban longsor," ujarnya.

Warga dan tim gabungan menunaikan Salat Jumat di tenda dekat lokasi longsor Kampung Garehong, Dusun Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jumat (4/1/2019).
Warga dan tim gabungan menunaikan Salat Jumat di tenda dekat lokasi longsor Kampung Garehong, Dusun Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jumat (4/1/2019). (Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin)

Di hari Jumat ini, warga dan anggota tim yang melakukan evakuasi menggelar Salat Jumat.

Salat Jumat digelar di tenda darurat yang didirikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Lokasi tenda tak jauh dan berada di pinggir kawasan perkampungan yang terkena bencana longsor.

Warga, tim satgas terpadu evakuasi, dan relawan, melaksanakan Salat Jumat bersama-sama.

Tak jauh dari lokasi tenda untuk Salat Jumat, berdiri dapur umum lapangan yang didirikan oleh Danbekang III-04-11 Bogor.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin  

(Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Momen Pernikahan di Tengah Bencana Longsor, "Seharusnya Ini Momen Bahagia Tapi Jadi Momen Duka")

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved