Sempat Putus Kerjasama Dengan BPJS Kesehatan, Kontrak 5 Rumah Sakit Di Kabupaten Bogor Ini Berlanjut

Enam rumah sakit swasta di Kabupaten Bogor sempat diputus kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan

Sempat Putus Kerjasama Dengan BPJS Kesehatan, Kontrak 5 Rumah Sakit Di Kabupaten Bogor Ini Berlanjut
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
BPJS Kesehatan 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Enam rumah sakit swasta di Kabupaten Bogor sempat diputus kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sejak awal Januari 2019 lalu.

Namun setelah melewati pertimbangan, lima rumah sakit di antaranya kembali melanjutkan kontrak kerjasama dengan BPJS Kesehatan mulai hari ini Senin (7/1/2019).

"5 rumah sakit di antaranya sedang berproses untuk mengarah ke proses akreditasi. Sementara 1 rumah sakit memang sudah diputus oleh BPJS karena memang ijin operasionalnya harus dilakukan," kata Sekda Kabupaten Bogor, Adang Suptandar, Senin (7/1/2019).

Kelima rumah sakit kembali terikat kerjasama dengan BPJS setelah sempat diputus ini diantaranya adalah RS Bina Husada, RSU Annisa, RS DR. Sismadi, RSIA Permata Pertiwi dan RS Asysyifaa.

Sedangkan RS Citama kemitraannya tetap tak diperpanjang karena rumah sakit ini tak tercantum dalam surat perpanjangan kerja rumah sakit dengan BPJS yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan.

Diakui Kuasa Hukum RS Bina Husada, Usep Supratman, perpanjangan kemitraan ini dikeluarkan setelah pihak rumah sakit berkomunikasi berulangkali usai pemutusan kerjasama dilakukan.

"Aturan sebelumnya RS yang terdaftar di Kemenkes bisa menggunakan BPJS semenjak aturan baru harus ada sertifikasi. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Depkes dan Kemenkes, kami bisa bekerjasama lagi asalkan bulan Juni 2019 sudah memperoleh sertifikasi," ungkap Usep.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved