Pilpres 2019

Bandingkan Pemilu Zaman Orba Dengan yang Sekarang, Mahfud MD: KPU Selalu Salah di Mata yang Kalah

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD memberi masukan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar tetap tegar menghadapi kritikan

Bandingkan Pemilu Zaman Orba Dengan yang Sekarang, Mahfud MD: KPU Selalu Salah di Mata yang Kalah
Kolase Tribunnews.com
mantan ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD dan logo Komisi Pemilihan Umum (KPU) 

Hasil pemilu bisa dinytakan batal bila kecurangan terjadi secara signifikan.

Mahfud MD Mengaku Dapat Tawaran Promosikan Iklan Produk di Twitter, Sekali Twit Rp 4 Juta

Adu Argumen dengan Rizal Ramli, Mahfud MD: Yang Dipertaruhkan Hak-hak Generasi Penerus

"Pemilu yang sekarang ini sudah dikontrol secara berlapis. Dari perdebatan yang melelahkan ini saya ingin katakan setiap saat KPU akan diserang, dan anda harus kuat. Anda adalah lembaga yang bersifat nasional, tetap dan independen," ucap Mahfud MD.

KPU Gelar Geladi kotor Debat Capres Cawapres

Dikutip dari Tribunnews.com,Komisioner KPU Wahyu Setiawan menyebut ada sedikit perubahan pada Kamis (10/1/2019) besok. KPU akan menggelar terlebih dulu geladi kotor, sementara geladi bersih baru dilangsungkan pada H-1 pelaksanaan debat.

Pelaksanaan geladi kotor akan mengambil tempat langsung di lokasi penetapan debat pertama, yakni Hotel Bidakara.

"Jadi gini ada perubahan, jadi kami merencanakan tanggal 10 (Januari) tetap akan melakukan geladi tapi bukan geladi resik, masih geladi kotor. Karena masih ada jeda. Kita mungkin akan melakukan geladi bersihnya H-1," kata Wahyu saat ditemui di KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/1/2019).

Pertimbangan KPU melaksanakan geladi kotor terlebih dulu dibanding geladi bersih, lantaran mereka ingin mengecek segala sesuatunya sesuai rencana, dan melihat gambaran konkret suasana ruangan debat sebelum hari pelaksanaan.

Sisi lainnya, bila ditemui hal-hal yang dirasa masih kurang, maka jeda rentang waktu 7 hari sebelum pelaksanaan debat perdana pada 17 Januari mendatang masih bisa dikebut perbaikannya.

Mahfud MD Kenang Kebohongan yang Dilakukan Ibunya Saat Usia 9 Tahun, Itu Karena Sangat Sayang Padaku

Mahfud MD Komentari Video Wudhu Sandiaga Uno, Sebut Air dalam Gayung Suci Tapi Tak Bisa Mensucikan

"Geladi kotornya kami merencanakan tanggal 10 untuk memastikan segala sesuatunya sesuai rencana dan geladi kotor itu ada sesuatu yang masih bisa diperbaiki kan masih cukup," ujarnya.

Lebih jauh, Wahyu menjelaskan dalam pelaksanaan geladi kotor Jum'at besok, KPU akan mengupayakan semua pihak yang terlibat debat untuk mengikutinya, termasuk para moderator. Kecuali pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

"Mungkin nggak, cuma petugas yang nanti memberi penjelasan kepada capres-cawapresnya," pungkas Wahyu.

Penulis: yudhi Maulana
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved