LRT Jakarta Siap Beroperasi Akhir Februari Nanti

Pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta fase 1 Kelapa Gading-Velodrome sudah mencapai 97 persen.

LRT Jakarta Siap Beroperasi Akhir Februari Nanti
Alex Suban/Alex Suban
Rangkaian kereta Light Rail Transit atau LRT Jakarta disiapkan di jalur LRT di Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (11/7/2018). LRT fase 1 rute Kelapa Gading-Velodrome Rawamangun sepanjang 5,8 kilometer ditargetkan selesai menjelang pelaksanaan Asian Games pada Agustus 2018. (Warta Kota/Alex Suban) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta fase 1 Kelapa Gading-Velodrome sudah mencapai 97 persen. Sehingga, LRT Jakarta ditargetkan dapat beroperasi pada akhir Februari 2019.

Direktur Proyek LRT Jakarta Iwan Takwin mengatakan, progress pembangunan LRT Jakarta fase 1 Kelapa Gading-Velodrome sudah hampir 100 persen, dan ditargetkan beroperasi pada akhir Februari mendatang.

“Hampir 100 persen itu Kelapa Gading sampai Velodrome, 97 persen totalnya. Kalau main line ini sudah 100 persen relnya. Sekarang yang menyusul kita kerjakan di depo ini, yang di depo ini belum,” ucapnya, Kamis (10/1/2018).

Menurut Iwan, masih ada pengerjaan yang harus dikebut untuk Depo LRT Jakarta. Sedangkan untuk Command Center sudah dipastikan rampung dan dapat digunakan untuk mendukung operasional LRT Jakarta.

“Sekarang yang kita kebut ini menyelesaikan satu station di sini sama area maintenance, karena kan kereta sebelum beroperasi harus mandi dulu. Itu nanti bisa untuk beberapa kereta, sistemnya itu automatic washing machine,” jelasnya.

Selain itu, masih ada pengerjaan lift di Stasiun Pulomas yang belum selesai. Hingga saat ini pihaknya masih menunggu sertifikasi dari pihak terkait, sebelum nantinya digunakan oleh masyarakat.

“Terakhir dikerjakan itu lift, ada satu station di Pulomas itu liftnya masih sementara. Lift itu begitu selesai di-install, mesti ada sertifikat layak operasi yang dberikan Disnaker,” ungkap Iwan.

Perbaikan terhadap hal-hal kecil juga terus dilakukan, sebelum LRT Jakarta beroperasi secara penuh. Perbaikan menyasar keramik-keramik di stasiun yang pecah saat proses pengerjaan.

“Karena pekerjaan konstruksi, misalnya keramik pecah itu diperbaiki semua. Tiap dua kali seminggu kita keliling, ngecek defect yang mungkin rusak sedikit akibat kerusakan. Nanti setelah itu general cleaning,” bebernya.

Uji coba operasi rangkaian LRT Jakarta sudah dilakukan secara berkala. Iwan mengklaim selama uji coba operasi, pihaknya tidak mengalami kendala sedikit pun.

“Sampai saat ini kita terus melakukan akselerasi percepatan dengan target Februari nanti kita bisa melakukan uji coba operasi dan operasi. Alhamdulillah empat kereta sudah kita ujicoba, sudah tidak ada masalah, lancar,” tutur Iwan. (*)

Editor: Damanhuri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved