Sriwijaya FC Ingin Jadwal Pertandingan Piala Indonesia Diundur

permintaan manajemen klub didasari sejumlah hal penting yang terjadi di dalam pengelolaan Sriwijaya FC.

Kompas.com
Direktur PT SOM Muddai Madang bersama Gubernur Sumsel Alex Noerdin dan Presiden Sriwijaya FC Dodi Reza meluncurkan bus baru bagi skuad Laskar Wong Kito di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sabtu (15/9/2018). Peluncuran bus baru khusus para pemain ini, sebagai bentuk untuk penarik minat investor baru di Sriwijaya FC.(KOMPAS.com/ Aji YK Putra) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- PT Sriwijaya Optimis Mandiri selaku manajemen Sriwijaya FC meminta penundaan jadwal pertandingan timnya di babak 32 besar Piala Indonesia.

Tim berjulukan Laskar Wong Kito tersebut belum siap bertanding karena klub sedang berbenah secara internal.

Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid mengatakan, pihaknya sudah mengirim surat kepada PSSI.

Surat tersebut bernomor 5/SFC/I/2019 yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PSSI tertanggal 15 Januari 2019.

"Berdasarkan hasil keputusan perusahaan, kami meminta ke PSSI untuk dijadwalkan ulang pertandingan SFC melawan Keluarga USU Medan pada 22 Januari 2019 di leg pertama dan 30 Januari 2019 di leg kedua. Kami minta diundur, setidaknya dua bulan ke depan," kata Faisal.

Ia mengatakan, permintaan manajemen klub didasari sejumlah hal penting yang terjadi di dalam pengelolaan Sriwijaya FC.

Pertama, adanya peralihan saham mayoritas SFC pada 14 Januari 2019.

Kedua, adanya kegiatan persiapan dan pelaksanaan konsolidasi serta perubahan komposisi manajemen pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang akan dilaksanakan PT SOM.

"Kami mengharapkan PSSI bisa merespons positif keinginan kami. Sejatinya Sriwijaya FC ingin tetap eksis berkompetisi Piala Indonesia, dan Liga 2 pada musim kompetisi baru ini?," kata dia.

Pada Senin (14/1/2018) malam, Komisaris Utama yang sekaligus menjabat sebagai Direktur Utama PT SOM Munddai Madang menyatakan mundur dalam pengelolaan klub Sriwijaya FC.

Halaman
12
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved