Siswi SMK Tewas

Polisi Masih Periksa Saksi-saksi terkait Pembunuhan Siswi SMK, Kompolnas Minta Warga Bersabar

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota mengatakan bahwa saat ini pihaknya terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

Polisi Masih Periksa Saksi-saksi terkait Pembunuhan Siswi SMK, Kompolnas Minta Warga Bersabar
istimewa
Pria diduga pelaku pembunuhan Siswi SMK Baranangsiang Bogor, Andriana Yubelia Noven 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Pihak kepolisian Polresta Bogor Kota dibantu tim dari Mabes Polri dan Polda Jabar terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembunuhan Siswi SMK Baranangsiang, Andriana Yubelia Noven di Gang Belakang Masjid Raya, Jalan Riau, Kelurahan Baranangsiang, Bogor Timur, Kota Bogor pada Selasa (8//1/2019) pekan lalu.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota mengatakan bahwa saat ini pihaknya terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

"Belum, kita masih terus di lapangan, Tim terus bekerja,  kita masih terus konfirmasi kepada saksi-saksi," katanya Rabu (16/1/2019).

Sementara itu Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Andrea H. Poeloengan meninta agar masyarakat bersabar.

Selain itu Kompolnas juga terus memberikan dukungan agar kasus tersebut bisa terungkap.

"Tim, baik itu dari Mabes, Polda maupun Polresta sudah diturunkan, kendala kualitas CCTV yang buruk membutuhkan waktu yang cukup lama karena, Skets itu berasal dari imajinasi saksi, tapi saksi kurang, kalau dari CCTV buram atau gambar yang tidak jelas juga jadi hambatan membuat Sketsa, biarkan dulu penyidik bekerja, ini bukan perkara mudah, saran saya agar masyarakat bersabar dulu, kemudian bagi Polri agar tetap semangat," katanya saat dihubungi TribunnewsBogor.com.

Andrea juga meminta kepada masyarakat agar jangan berspekulasi terkait dugaan dugaan yang belum jelas.

"Agar masyarakat juga berhati-hati dalam bermedsos, jangan berspekulasi (menuduh seseorang sebagai pelaku)," katanya.

Untuk itu kata Andrea Ia pun meminta agar Humas Polda Jabar aktif memberikan Update terkait perkembangan penaganan kasus tersebut.

"Saya berharap agar Kabid Humas Polda Jawa Barat setiap minggu memberikan update informasi kepada publik tentang kasus ini, hal ini dibutuhkan agar tidak ada terjadi asumsi publik yang liar," ucapnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved