Kongres PSSI

Bikin Kejutan saat Kongres di Bali, Ini Kronologi Edy Rahmayadi Mundur dari Jabatan Ketum PSSI

Mantan Pangkostrad, Edi Rahmayadi resmi mundur dari kursi jabatannya Ketum PSSI.

Bikin Kejutan saat Kongres di Bali, Ini Kronologi Edy Rahmayadi Mundur dari Jabatan Ketum PSSI
MUHAMMAD ROBBANI/BOLASPORT.COM
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi pada acara kerja sama PSSI-BRI, Rabu (1/8/2018). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ketua Umum atau Ketum PSSI, Edy Rahmayadi membuat kejutan saat kongres PSSI berlangsung di Bali, Minggu (20/1/2019).

Mantan Pangkostrad, Edy Rahmayadi resmi mundur dari kursi jabatannya Ketum PSSI.

Padahal, masa jabatan Edy Rahmayadi di menjadi Ketum PSSI baru akan berakhir di tahun 2020 mendatang.

Keputusan mundurnya Edy Rahmayadi pun sontak saja mengejutkan banyak pihak termasuk peserta kongres.

Sebab, Edy Rahmayadi mengumumkan mundurnya ia dari jabatan ketu PSSI ditengah-tengah pidatonya.

Bahkan, mundurnya Edy Rahmayadi dari jabatan Ketum PSSI tak ada yang tahu dan tak terencana sebelumnya.

Mundurnya Edy Rahmayadi dari Ketum PSSI bukan tanpa alasan.

Bobotoh Persib Bandung Beri Dukungan Jokowi-Maruf Amin, Ini Komentar Edy Rahmayadi

Wasit Nurul Safarid Jadi Tersangka Kasus Pengaturan Skor, Ini Respon PSSI

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menyatakan mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI saat Kongres PSSI di Bali, Minggu (20/1/2019)
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menyatakan mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI saat Kongres PSSI di Bali, Minggu (20/1/2019) (Instagram @edy_rahmayadi)

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara itu, mundurnya ia dari jabatan Ketum PSSI berawal dari pertemuan dan diskusi dengan dengan sejumlah anggota Exco PSSI pada Sabtu (19/1/2019) malam di Sofitel Hotel.

"Saya yang membahas, habis itu saya minta ijin dengan Exco. Selanjutnya saya akan fokus ke Gubernur Sumatera Utara karean saya Gubernur disana," terangnya dilansir TribunnewsBogor.com dari Tribun Bali.

Edy menegaskan, mundurnya ia dari jabatan Ketum PSSI tidak ada kaitannya dengan politik ataupun tekanan politik

Halaman
123
Penulis: Damanhuri
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved