Breaking News:

Dinas Kesehatan Kota Bogor Ingin Setiap Anak Divaksin Sebelum Masuk SD

seorang anak yang tidak di imunisasi akan memiliki daya tahan tubuh yang lebih lemah ketimbang dengan anak yang di imunisasi.

Net
Ilustrasi imunisasi 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAHSAREAL - Kepala Seksi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular dan Surveilance (P3MS) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Sari Chandrawati mengatakan, target imunisasi anak di Kota Bogor tercapai di 2018.

Ia mengungkapkan,meski target imunisasi tercapai, ia menginginkan agar seluruh anak-anak bisa di imunisasi.

"Bahkan kalau perlu dibuatkan Peraturan Daerah (Perda). Jadi sebelum anak didaftarkan masuk Sekolah Dasar (SD), ia harus punya sertifikat imunisasi dulu," katanya, Kamis (24/1/2019).

Sari mengatakan, seorang anak yang tidak di imunisasi akan memiliki daya tahan tubuh yang lebih lemah ketimbang dengan anak yang di imunisasi.

Seorang anak yang tidak di imunisasi katanya, lebih rentan terkena penyakit.

"Anak yang tidak di imunisasi pun bila terkena penyakit menular, dapat menularkan penyakitnya ke orang-orang di sekitarnya. Makanya penting sekali imunisasi itu," jelasnya.

Diutarakan Sari, baik di 2017 maupun pada 2028, Dinkes Kota Bogor memiliki target imunisasi 90 persen.

Dalam realisasinya, pada 2017, Dinkes Kota Bogor memiliki target sasaran 18.490 anak, dan tercapai 94,2 persen.

Sementara di 2018, dari target 18.477 anak, tercapai 94,8 persen.

"Target terpenuhi, tapi masih banyak orangtua yang enggan mengimunisasikan anaknya. Padahal ini penting demi kesehatan anak ke depannya," ungkapnya.

Penulis: Sachril Agustin Berutu
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved