Haul Gusdur Ke-9, Bima Arya : Kita Semakin Rindu dengan Leluconnya di Politik

Tidak hanya itu, Bima Arya juga menyinggung adanya kaum kaum minoritas yang kemudian dirangkul oleh Gus Dur.

Haul Gusdur Ke-9, Bima Arya : Kita Semakin Rindu dengan Leluconnya di Politik
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bima Arya saat menghadiri haul Gus Dur, di Balaikota Bogor, Sabtu (25/1/2019) malam. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, saat ini banyak orang yang meridukan sosok Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Hal itu disampaikan Bima Arya pada acara Haul Gus Dur ke-9 yang dilaksanakan di Komplek Balaikota Bogor dengan tema "Yang Lebih Penting dari Politik adalah Kemanusiaan".

"Saya ingin to the point saja, kita semakin rindu kepada Gus Dur, kenapa, kita selalu rindu kepada Gus Dur ketika ada orang orang yang praktis memanipulasi kepentingan agama demi kepentingan politik," kata Bima Arya, Sabtu (26/1/2019) malam tadi.

Tidak hanya itu, Bima Arya juga menyinggung adanya kaum kaum minoritas yang kemudian dirangkul oleh Gus Dur.

Selain itu, di suhu politik yang semakin memanas ini, Bima Arya juga mengatakan bahwa politisi semakin serius dan tidak pernah bercanda.

"Hari ini kita semakin rindu kepada Gus Dur ketika para politisi semakin serius dan tidak pernah bercanda tawa senda gurau mengeluarkan lelucon-lelucon yang mencerdaskan dan mencerahkan," ujaenya.

Pada acara haul Gus Dur itu, Bima juga mengatakan bahwa Gus Dur menurpakan guru bangsa yang bisa mempersatikan semua atas nama kemanusiaan.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved