Warga Kampung Sedong Cisarua Khawatir Terkena Longsor Dari Pembangunan Proyek Hotel
Warga Kampung Sedong, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, khawatir akan tumpukan tanah dari pembangunan
Penulis: Sachril Agustin Berutu | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Warga Kampung Sedong, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, khawatir akan tumpukan tanah dari pembangunan proyek hotel.
Tokoh masyarakat Kampung Sedong, Syam Un mengatakan, ia dan warga lainnya tinggal di bawah proyek pengerjaan pembangunan khawatir terjadi longsor dilokasi proyek yang berdekatan dengan tempat tinggal mereka.
"Sekarang musim hujan, kalau tanah proyek tergerus, kami selaku warga yang tinggal di bawah proyek bakal terkena dampak karena ada longsor. Rumah-rumah bakal tergerus tanah longsor. Pembatas hanya tembok di samping jalan yang memang sudah ada dari dulu ," katanya ketika di temui di rumahnya, di Kampung Sedong RT 3/1 Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Senin (1/2019).
Menurutnya, pengerjaan proyek yang diduga untuk pembangunan hotel ini tanpa memasang turap sehigga membuat warga khawatir terkena dampak longsor.
"Saat mereka sedang bekerja pun, getaran ekskavator sangat terasa ketika dilakukan pengerukan tanah," ungkapnya.
Sementara itu, Waji (48) warga lainnya mengaku tidak tahu pasti proyek apa yang saat ini sedang dikerjakan tersebut.
"Saat kami datangi dulu, katanya akan di bangun 26 Cottage saja. Mereka pun berkata demikian saat di datangi, bukan saat sebelum pembangunan. Pengakuannya seperti itu. Tapi kami ingin kejelasan, jangan sampai nanti peruntukannya untuk apa, tapi taunya di dalam ada klub, karaoke, dan sebagainya," tutup Syam Un.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/warga-kampung-sedong-kecamatan-cisarua-kabupaten-bogor-terkena-longsor-proyek.jpg)