Breaking News:

Abu Bakar Baasyir Bebas

Komentar Maruf Amin Soal Isu Politisasi Pembebasan Abu Bakar Baasyir: Itu Tuduhan Tak Mendasar

Maruf Amin mengatakan kalau jauh sebelum rencana pembebasan Abu Bakar Baasyir tahun ini, dirinya telah mengajukan kepada Jokowi dari jauh hari.

Penulis: yudhi Maulana | Editor: Yudhi Maulana Aditama
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Amir Jamaah Anshorut Tauhid Abu Bakar Baasyir keluar dari ruang pemeriksaan Rumah Sakit Mata Aini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (29/2/2012). Terpidana perkara terorisme ini menjalani pemeriksaan mata di Rumah Sakit Aini dan rencananya akan menjalani operasi pada mata kanannya. 

Ia menuturkan, jika Abu Bakar Baasyir tidak dibebaskan akan mengakibatkan permasalahan dari janji yang pernah dikeluarkan untuk terpidana teroris ini.

Bahkan kata dia, permasalahan ini bisa mengundang pihak internasional dan tentunya akan muncul aspek-aspek seperti upaya hukum yang akan dilakukan pihaknya.

"Kita yang namanya manusia berharap lah ya bahwa itu suatu kebijakan apalagi landasannya adalah kemanusian. Kemanusian itu di falsafah bangsa kita itu di sila kedua itu kemanusiaan yang adil beradab. Jadi kaitannya kalau udah mau membebaskan ustadz azasnya kemanuasiaan itu harusnya bisa dilakukan," pungkas Ahmad.

Kata Yusril

Penasihat hukum pribadi Presiden Joko Widodo, Yusril Ihza Mahendra, menghormati seluruhnya keputusan pemerintah yang batal membebaskan terpidana terorisme Abu Bakar Baasyir.

"Jadi kalau sekarang ada perubahan di internal pemerintah, kewenangan pemerintah, saya tidak menyalahkan Pak presiden, karena beliau sudah memerintahkan kepada saya," kata Yusril saat ditemui di acara perayaan ulang tahun Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu (23/1/2019).

"Sudah saya laksanakan (perintah Presiden). Ada perubahan di internal pemerintah ya saya memahami itu dan kembali ke pemerintah," lanjut Yusril.

Yusril Iza Mahendra mengunjungi Abu Bakar Ba'asyir di LP Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Jumat (18/1/2019)
Yusril Iza Mahendra mengunjungi Abu Bakar Ba'asyir di LP Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Jumat (18/1/2019) (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Saat ditanya apakah dirinya sudah berkomunikasi kembali dengan kuasa hukum dan keluarga Ba'asyir, Yusril menjawab belum melakukannya.

Ia memosisikan dirinya sebagai utusan Presiden Joko Widodo saat berkomunikasi dengan keluarga dan kuasa hukum Ba'asyir.

"Saya bukan kuasa hukum Abu Bakar Ba'asyir. Saya datang secara personal karena diperintah oleh Presiden, menerima tugas dari Presiden. Jadi bukan pengacara Pak Abu Bakar, pengacaranya Pak Muslim, dan lain-lain," ujar Yusril.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved