Tunggakan Subsidi PT LIB ke Klub-klub Liga 1 Segara Dibahas PSSI

Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria menanggapi kabar tunggakan uang subsidi dari PT Liga Indonesia baru (LIB) kepada klub-klub peserta Liga 1 2018.

Tunggakan Subsidi PT LIB ke Klub-klub Liga 1 Segara Dibahas PSSI
ANDREAS JOEVI/BOLASPORT.COM
Meski operator kompetisi Liga 1 2019, PT Liga Indonesia Baru (LIB), belum juga memberikan kejelasan soal regulasi penggunaan pemain asing, namun sejumlah tim terlihat begitu bergeliat dalam berburu pemain. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria menanggapi kabar tunggakan uang subsidi dari PT Liga Indonesia baru (LIB) kepada klub-klub peserta Liga 1 2018.

PT LIB dikabarkan menunggak dana subsidi sekitar 2 miliar rupiah yang belum dibayarkan kepada klub hingga saat ini.

Menurut Sekjen PSSI, Ratu Tisha, penyelesaian masalah ini akan diketahui setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang direncanakan bakal digelar pada pertengahan Februari ini.

"Poinnya, liga itu dari anggota ke anggota, sama seperti PSSI dari anggota ke anggota. Maka dari representatif atau political layer dari LIB itu pastilah dari klub-klub," kata Ratu Tisha kepada wartawan.

"Karena posisinya dari anggota ke anggota yaitu 18 klub dan 1 persennya (saham LIB), golden share yang dibawah pengawasan PSSI, serta sisanya mengerucut untuk anggotanya," ujarnya menambahkan.

"Maka dari itu, kami menunggu evaluasi, dan itu penting untuk mereka juga karena RUPS tersebut harus melewati persetujuan dari pemegang saham yaitu 18 klub Liga 1 2018. Setelah itu, baru next step-nya kami pikirkan," kata dia lagi.

Selain itu, Ratu Tisha juga angkat bicara soal kabar pengunduran diri Dirut PT LIB, Berlinton Siahaan.

PSSI mengaku belum mendengar kabar pengunduran diri dari Berlinton Siahaan sebagai Dirut PT LIB.

Kabar itu pertama kali diutarakan oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Gusti Randa.

Gusti mengatakan bahwa pengunduran diri itu sudah disampaikan Berlinton Siahaan pada Kongres Tahunan PSSI di Bali, 20 Januari 2019.

"Liga akan menggelar RUPS selambat-lambatnya 18 Februari (2019). Artinya dari 4 Februari, PT LIB harus sudah mempersiapkan semuanya," tutur Tisha.

"Kami lihat hasil evaluasi dari RUPS karena semuanya harus dipertanggungjawabkan kepada pemegang saham yaitu klub-klub yang ada, nanti kami lihat musyawarah mufakat dengan klub seperti apa," ucapnya.

(Superball.id)

Editor: Damanhuri
Sumber: SuperBall.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved