Akui Korupsi Dana Desa Selama 3 Tahun, Kepala Desa di Magetan Dipenjara 2,5 Tahun

Saat ini Kades Sempol telah dijebloskan di Lapas Kelas II B Kabupaten Magetan untuk menjalani masa tahanannya.

Akui Korupsi Dana Desa Selama 3 Tahun, Kepala Desa di Magetan Dipenjara 2,5 Tahun
Warta Kota/Istimewa
Ilustrasi. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya Jawa Timur menjatuhkan hukuman 2 tahun 6 bulan kepada Kepala Desa Sempol, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur bernama Ngadeni (50) pada Senin (28/1/2019).

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Magetan Sudi Haryansyah mengatakan, pelaku mengakui jika menggelapkan uang Dana Desa selama tiga tahun berjumlah Rp 300 juta dan menyelewengkan anggaran kas desa sebesar lebih dari Rp 100 juta.

“Vonisnya Senin kemarin, terdakwa mengakui perbuatannya menggelapkan uang Dana Desa dan uang kas desa,” ujarnya Jumat (01/02/2019).

Vonis hakim Tipikor tersebut lebih rendah dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Magetan (JPU Kejari Magetan) yaitu 3 tahun 10 bulan.

Rocky Gerung Disebut Sempat Ingin Jadi Tim Suksesnya, Mahfud MD Bahas Intelektual : Tak Usah Rebutan

JPU Kejaksaan Negeri Magetan menjerat pelaku dengan pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

”Dilihat dari kerugian kemudian Kades Sempol itu kooperatif jadi tidak menyusahkan. Jadi menyadari kalau dia salah,” imbuhnya.

Saat ini Kades Sempol telah dijebloskan di Lapas Kelas II B Kabupaten Magetan untuk menjalani masa tahanannya.

Ramalan Zodiak Hari Ini 2 Februari 2019 - Hari Penuh Cinta untuk Pisces, Cancer Dapat Kejutan !

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Akui Korupsi Dana Desa Selama 3 Tahun, Kades di Magetan Dibui 2,5 Tahun",
Penulis : Kontributor Magetan, Sukoco
Editor : Aprillia Ika

Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved