Ratusan Mobil Klasik Mejeng Bareng di Bekasi

Komunitas otomotif segmen mobil klasik, retro, dan built up kumpul bareng atau kumbar di Kota Bekasi, Minggu (3/2/2019).

Ratusan Mobil Klasik Mejeng Bareng di Bekasi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Komunitas otomotif segmen mobil klasik, retro, dan built up kumpul bareng atau kumbar di Kota Bekasi, Minggu (3/2/2019). Satu persatu, mobil-mobil dari berbagai komunitas mobil datang dan memarkirkan kendaraannya di Kota Bintang di Jalan KH Noer Ali, Kalimalang, Kota Bekasi. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Komunitas otomotif segmen mobil klasik, retro, dan built up kumpul bareng atau kumbar di Kota Bekasi, Minggu (3/2/2019).

Satu persatu, mobil-mobil dari berbagai komunitas mobil datang dan memarkirkan kendaraannya di Kota Bintang di Jalan KH Noer Ali, Kalimalang, Kota Bekasi.

Kumpul Bareng komunitas otomotif
Kumpul Bareng komunitas otomotif (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Tipe mobilnya juga kebanyakan keluaran atau di produksi luar seperti Jepang, Amerika, dan Eropa.

Dalam nongkrong bareng itu, mobil yang datang mulai dari tahun 1970 hingga 1990.

Bahkan ada sejumlah mobil langka dengan setir kiri yaitu Mercedes C180.

Para pemilik mobil yang hadir datang dari berbagai daerah, baik Jabodetabek hingga Bandung dan Solo.

Helmy Sarosa, penggagagas acara yang diberi nama Kumbar, mengatakan, kegiatan kumpul bareng dihadiri dari berbagai komunitas mobil.

Kumpul Bareng Komunitas Otomotif.
Kumpul Bareng Komunitas Otomotif. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Awal mulai tercetus kegiatan kumbar ini pada April 2017, ia ingin ada suatu wadah tempat kumpul para pencinta mobil dari berbagai segmen tanpa ada batasan merek.

Pertama digelar kegiatan kumbar ini hanya dihadiri 45 mobil.

Hingga semakin lama antusias komunitas atau per orangan yang ikut kegiatan kumpul bareng ini terus bertambah.

Dalam satu pertemuan ada 200 sampai 300 mobil stabil hadir.

Bahkan, kata Helmy, jumlah mobil yang hadir pernah mencapai 500-600 mobil.

Hingga kini tercatat, sekitar 45 komunitas atau klub otomotif yang hadir dari berbagai jenis kendaraan, baik kelas retro, klasik, dan bulit up.

"Ini sudah ke-12 kali kami adakan kumpul bareng sejak kita gagas pada sekitar April 2017 lalu. Acara ini digelar satu bulan atau dua bulan sekali. Peserta yang hadir juga terus bertambah," kata Helmy yang juga merupakan founder Kedai Built Up.

Helmy mengungkapkan kegiatan kumbar ini muncul secara spontanitas atas permintaan teman-teman di Kedai Built Up dan teman komunitas kenalannya.

Hingga kini acara kumbar makin ditunggu dan menjadi ajang silaturahmi komunitas otmotif.

Selama ini acara kumbar dilakukan di Kota Bintang, Kota Bekasi.

Kedepannya, kata Helmy pihaknya akan mencari lokasi baru untuk pertemuan ini agar bisa ada suasana baru dan mendekat dirinya dengan teman komunitas di daerah lain.

"Saya akan mencoba nanti pindah lokasi di Mitra Teras Gatot Subroto, ke BSD dan lainnya tapi tetap namanya kumbar. Saya disini hanya mengkoordinir saja tema-teman komintas kumpul," katanya.

Syarel Titaley, dari komunitas Yan Kedai Kopi Car Colection, mengatakan, telah ikut dalam kegiatan kumbar ini sejak pertama digelar.

Ia senang dikarenakan kegiatannya berisikan semua komunitas mobil tanpa memandang klub atau komunitas tertentu.

"Saya senang saja kumpul bisa saling silaturahmi, kekompakknya dan jadi ajang saling tukar pikiran soal modifikasi atau mobil ini," katanya.

Sementara Chandra Atje, Ketua Forum Komunikasi Peugeot Indonesia, mengatakan, juga ikut dalam kegiatan ini.

Menurutnya, melalui kegiatan itu, ia bisa sering bertemu dengan rekan sesama pecinta mobil merek Peugeot maupun teman komunitas mobil lainnya.

Ia bisa mendapat wawasan dan pengetahuan tentang mobil-mobil retro klasik itu.

"Jadi kumpul di sini tujuanya satu silaturahmi, biar saling kenal saling kompak, biar sama-sama tahu ada merek-merek mobil tertentu yang langka yang bagus, yang baru, yang klasik, yang kostum semua kumpul di sini, kami juga bisa jual beli mobil, jual beli part di sini," kata Atje.

"Saya selalu hadir, hitung-hitung mengisi waktu libur juga. Saya senang karena suka ada baksos waktu itu saja kita kumpulkan buat korban bencana di Lombok NTB dan Palu Donggala," ucapnya.


Editor: Damanhuri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved