Pilpres 2019

MUI Minta Polemik Doa Mbah Moen Dihentikan

MUI meminta polemik masalah salah ucap doa (sabqul lisan) yang dibacakan oleh ulama Maimoen Zubair atau yang akrab disapa Mbah Moen disudahi

Editor: Damanhuri
Ist/Tribunnews.com
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi Pondok Pesantren Al Anwar, Rembang, Jawa Tengah di Rembang, Jawa Tengah, Jumat (1/2/2019). Dalam kesempatan ini, Jokowi menyampaikan beberapa pesan kepada para santri yang disaksikan langsung oleh pengasuh Ponpes Al Anwar KH Maimoen Zubair alias Mbah Moen. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta polemik masalah salah ucap doa (sabqul lisan) yang dibacakan oleh ulama Maimoen Zubair atau yang akrab disapa Mbah Moen disudahi.

Selain itu, MUI juga meminta agar tak menjadikan ritual keagamaan seperti doa sebagai bahan olok-olok, ejekan, atau kepentingan politik praktis.

"Bapak KH. Maimoen Zubair seorang ulama sepuh yang sangat dihormati dan dimuliakan bukan saja oleh jutaan santrinya tetapi juga oleh banyak kalangan. Kesalahan ucap tersebut sangat manusiawi dan tidak mengurangi maksud yang terkandung dalam doa beliau," ujar Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid Sa'adi saat dikonfirmasi, Senin (4/2/2019).

MUI pun meminta kepada semua pihak agar mengembangkan sikap berbaik sangka (husnu al-dzon) dan pemahaman yang baik (husnu at-tafahum) terhadap hal-hal yang berhubungan dengan masalah ritual keagamaan.

"Hanya Allah Yang Maha Mengetahui isi hati setiap hamba-Nya yang berdoa dan menjawab sesuai dengan maksud permohonannya," kata Zainut.

"Marilah kita menghindari kesalahpahaman, polemik, dan politisasi agama yang menjurus kepada SARA," sambungnya.

Diketahui sebelumnya, ulama Nahdatlul Ulama itu ramai diperbincangkan warga di dunia maya.

Setelah dalam sebuah unggahan video, Mbah Moen sempat salah mengucapkan doa ketika bersama Jokowi di rembang, Jumat (1/2/2019).

Saat itu, Mbah Moen menyebut nama Prabowo Subianto yang seharusnya Jokowi dalam doanya.

 (Tribunnews.com, Rina Ayu)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved