Pilpres 2019

Ancaman Krisis Energi Bakal Jadi Sorotan Kubu Prabowo Pada Debat Kedua

Dua hari menjelang debat kedua Pemilu Presiden 2019 kubu Prabowo-Sandi terus menyiapkan materi, salah satunya dalam bidang energi.

Editor: Damanhuri
TRIBUNNEWS/MUHAMMAD FADHLULLAH
Calon Presiden Prabowo Subianto (tengah) hadir dalam acara Deklarasi Nasional Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia Untuk Pemenangan Prabowo Sandi di Jakarta, Sabtu (26/1/2019). Acara tersebut bertujuan untuk mendukung dirinya sebagai Capres dan Cawapres Sandiaga Uno menjadi Presiden dan Wakil Presiden pada periode 2019-2024. TRIBUNNEWS/MUHAMMAD FADHLULLAH 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Dua hari menjelang debat kedua Pemilu Presiden 2019 kubu Prabowo-Sandi terus menyiapkan materi, salah satunya dalam bidang energi.

Anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dirgo Purbo, mengatakan bahwa salah satu yang disoroti yakni ancaman krisis energi.

Pasalnya, kebutuhan minyak dalam negeri 1,3 juta barel per hari di tahun 2017 dan naik menjadi 1,7 juta di tahun 2018. Namun produksi minyak Indonesia hanya diangka 750.000 barel per hari.

"Posisi energi Indonesia sekarang sudah dalam kondisi yang sudah di ICU. Krisis, kenapa? Produksi minyak kita 750.000 barel per hari, sisanya ditutupi impor," kata Dirgo di Posko Pemenangan Prabowo-Sandi di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Jumat, (15/2/2019).

Ia mengatakan kondisi tersebut perlu ditindaklanjuti secara serius sehingga Indonesia tidak bergantung pada Impor. Salah satunya yakni dengan mulai mengembangkan energi terbarukan.

"Sebagai negeri agraris yang dilewati garis khatulistiwa, Indonesia memiliki modal untuk membangun industri energi terbarukan berbasis tumbuhan, matahari dan angin, banyak potensi yang bisa dioptimalkan," katanya.

Masalah energi menurutnya bukanlah masalah sepele, karena menyangkut kedaulatan bangsa. Bila terus bergantung pada Impor maka akan mengancam kedaulatan bangsa.

"Ini yang menjadi fokus Prabowo-Sandi. Dalam visi-misi di bidang energi, ini yang ditonjokan," pungkasnya.

(Tribunnews, Taufik Ismail) 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved