Breaking News:

Pilpres 2019

Petani Bawang yang Dialog dengan Sandiaga Uno Laporkan Guntur Romli ke Polisi

Kedatangan Subhan dalam rangka melaporkan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli terkait cuitannya.

Kompas.com
Petani bawang merah M Subhan (kanan) yang berdialog dengan calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno, menyambangi kantor Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Jakarta, Jumat (15/2/2019). (KOMPAS.com/Devina Halim) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Petani bawang merah M Subhan, yang berdialog dengan calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno, menyambangi kantor Badan Reserse Kriminal ( Bareskrim) Polri, Jakarta, Jumat (15/2/2019).

Kedatangan Subhan dalam rangka melaporkan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli terkait cuitannya.

Kuasa hukum Subhan, Muhammad Fayyadh, menuturkan kliennya merasa kecewa dengan tuduhan bersandiwa seperti yang dilayangkan Guntur Romli.

"Dia (Guntur Romli) menuduh klien saya ini ngaku-ngaku petani dan ngaku-ngaku bersandiwara, nangis-nangis terhadap cawapres yang datang. Padahal, dia ini Ketua Kelompok Tani di sana dan Sekretaris Gabungan Kelompok Tani," kata Fayyadh.

Subhan pun mengungkapkan kekecewaannya karena dituduh bersandiwara oleh Guntur Romli, ketika ia bertemu Sandiaga Uno di Desa Krasak, Brebes, Senin (11/2/2019).

"Saya sangat sangat dikecewakan, saya petani kok, saya petani di-bully seperti ini, saya punya harga diri, saya punya harga diri," tutur Subhan kepada wartawan di kantor Bareskrim Polri, Jumat.

Subhan menilai profesinya sebagai petani adalah sesuatu yang mulia.

Ia pun mencurahkan isi hatinya bahwa pada saat harga bawang turun, seperti yang ia ceritakan ke Sandiaga, Subhan mengaku sedang sangat terpuruk.

"Petani itu sudah saatnya, mulia, tuannya negara, kenapa di-bully seperti ini, belum tahu mereka pada saat itu saya terpuruk sekali," kata Subhan dengan emosional.

Oleh karena itu, Subhan pun berharap agar Guntur Romli dapat diproses oleh aparat kepolisian.

Halaman
12
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved