BPBD Bogor Sudah Petakan Zona Merah Tititk Rawan Bencana, Warga Diminta Waspada

Dede Armansyah, mengatakan bahwa curah hujan tinggi diprediksi akan terus terjadi di wilayah Kabupaten Bogor hingga Maret 2019 mendatang

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Lokasi longsor di Kampung Ciapus Pemeha, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. (ILUSTRASI) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kabid Pencegahan BPBD Kabupaten Bogor, Dede Armansyah, mengatakan bahwa curah hujan tinggi diprediksi akan terus terjadi di wilayah Kabupaten Bogor hingga Maret 2019 mendatang.

Ia mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Bogor untuk tetap waspada disaat hujan deras mengguyur.

Khususnya di beberapa wilayah zona merah rawan bencana alam seperti longsor maupun banjir.

"Wilayah rawan longsor yang patut diwaspadai itu di wilayah selatan seperti Cisarua Puncak dan sekitarnya kemudian sebelah barat, timur juga seperti Sukamakmur," kata Dede kepada TribunnewsBogor.com, Senin (18/2/2019).

Kemudian untuk wilayah yang rawan banjir di Kabupaten Bogor, kawasan Cileungsi dan Gunungputri patut diwaspadai.

"Wilayah Bojongkulur, Gunungputri, Cileungsi, itu termasuk rawan bencana banjir seperti kemarin beberapa perumahan terendam karena sungai meluap," katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memantau dan memerika kondisi tebingan dan tersumbatnya saluran air di sekitar tempat tinggal.

Dede juga menegaskan bahwa kewaspadaan masyarakat di musim penghujan ini diperlukan karena hujan deras yang menguyur bisa menimbulkan bencana longsor mau pun banjir.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved