Breaking News:

Kak Seto Ingin Tiap RT dan RW Ada Seksi Perlindungan Anak

Seto Mulyadi mengatakan fenomena kejahatan yang melihat anak-anak, perlu perhatian seluruh lapisan masyarakat

Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
Seto Mulyadi atau Kak Seto di Bareskrim Polri, Kamis (24/3/2016) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi mengatakan fenomena kejahatan yang melihat anak-anak, perlu perhatian seluruh lapisan masyarakat. Menginggat anak-anak juga menjadi korban yang tak harus disalahkan.

Menurutnya anak-anak yang terlibat kejahatan karena faktor lingkungan yang tidak kondusif, sehingga mereka melampiaskan kekecewaan mereka untuk terjun ke hal-hal negatif yang berujung tindak kejahatan, seperti geng motor maupun narkoba.

"Jadi ini suatu kondisi yang harus menjadi pemecahan bersama, untuk mendidik anak perlu orang sekampung untuk itu perlu pemberdayaan masyarakat," kata Seto Mulyadi, Selasa (19/2/2019).

Untuk itu, atas fenomena-fenomena yang terjadi, dirinya ingin ada pelibatan KPAI dalam lingkungan masyarakat, agar anak-anak yang terlibat kejahatan ini dapat dibekali hal-hal positif, dengan begitu anak-anak dapat membentengi mereka agar tidak terjun ke dunia yang negatif.

Karena menurutnya, anak-anak itu ingin dihormati, dihargai, dan mereka yang tidak mendapatkan hal itu, akan melakukan perbuatan yang menyimpang yaitu tindakan kejahatan.

"Masyarakat harus peduli dalam hal ini, mungkin perlu dilibatkan seperti KPAI dilingkungan RT dan RW. Semacam seksi perlidungan anak tingkat rukun tetangga (sparta)," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Seto Mulyadi, pihaknya akan berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta terkait pelibatan atau pembentukan seksi perlindungan anak di dukung tetangga agar diterapkan di Jakarta.

Sehingga masyarakat tak lagi harus datang ke KPAI ataupun ke Komnas anak jika masalah itu dapat diselesaikan melalui seksi perlindungan anak. Meski begitu, sudah ada beberapa wilayah yang sudah menerapkan program tersebut seperti Tanggerang Selatan, Banyuwangi dan Bengkulu Utara.

"Mudah-mudah dengan cara memberdayakan masyarakat dapat segera di bentuk dari RT RW, sehingga gagasan seperti ini dapat terealisasi. Mudah mudahan ide ini direalisir di Jakarta Barat untuk menjadi yang pertama seksi perlindungan anak di RT RW," ucapnya. (JOS)

Editor: Damanhuri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved