Jumlah Penderita DBD Di Kabupaten Bogor Kini Sudah Berkurang Drastis

Selain itu, fase wabah DBD ini, kata dia juga tidak bisa diprediksi kapan akan berakhir karena dipengaruhi oleh kondisi cuaca.

Jumlah Penderita DBD Di Kabupaten Bogor Kini Sudah Berkurang Drastis
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Pasien demam berdarah dengue (DBD) di RSUD Cibinong, Kabupaten Bogor kini telah meningkat. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Kabupaten Bogor mulai menurun.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Bogor, Agus Fauzi, mengatakan bahwa penderita DBD yang dirawat kini berjumlah sekitar 100 orang.

Jumlah ini kata dia berkurang dari jumlah penderita DBD yang dirawat beberapa waktu lalu yang mencapai sekitar 400 orang.

"Sekarang korban DBD udah berkurang jauh. Laporan Januari kan korban DBD sampai 421 orang, sekarang udah sekitar 100 orang, udah jauh berkurangnya," kata Agus saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Rabu (20/2/2019).

Ia menjelaskan bahwa puncak fase 5 tahunan DBD tahun ini terjadi pada bulan Januari 2019 di minggu kedua dan ketiga.

Selain itu, fase wabah DBD ini, kata dia juga tidak bisa diprediksi kapan akan berakhir karena dipengaruhi oleh kondisi cuaca.

"Fase DBD susah diprediksi kan cuacanya tahu sendiri. Cuaca itu kan membuat siklus hidup si nyamuk dari telornya jadi nyamuk prosesnya jadi lebih cepat karena ada rangsangan dari air hujan. Sedangkan curah hujan Januari dan Februari lagi tinggi-tingginya," kata Agus.

Meski pun begitu, Agus tetap menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Bogor selain menggunakan abate dan foging, untuk tetap menerapkan 3M plus demi menekan angka korban DBD.

"Namanya pemberantasan nyamuk itu 3M plus ya. Menutup, menguras, mengubur dan mendaur ulang harus dilakukan rutin oleh masyarakat seminggu sekali," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved