Alami Pecah Pembuluh Darah, Wanita Buruh Migran Asal Kediri Meninggal Dunia di Hongkong

Jenazah wanita yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga itu hingga saat ini masih berada di rumah sakit Hongkong.

Alami Pecah Pembuluh Darah, Wanita Buruh Migran Asal Kediri Meninggal Dunia di Hongkong
net
ilustrasi TKI 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Endang Widuri (36), seorang buruh migran asal Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur, meninggal dunia di Hongkong, Rabu (13/2/2019).

Jenazah wanita yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga itu hingga saat ini masih berada di rumah sakit Hongkong.

Sedianya, jenazah baru akan dipulangkan ke tanah air pada Sabtu (23/2/2019).

Perwakilan keluarga, Nur Kolis mengatakan, sebelum meninggal, Endang yang menjadi buruh migran sejak 4 tahun lalu itu sempat menjalani perawatan di rumah sakit Hongkong selama 28 hari.

Endang mengalami pecah pembuluh darah.

Selama itu pula Endang yang mempunyai seorang anak perempuan di Indonesia itu tidak bisa berkomunikasi karena tak sadarkan diri.

"Sakitnya darah tinggi," ujar pria sepupu Endang ini saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (22/2/2019).

Pihak keluarga, lanjut Kolis, awalnya mengetahui kondisi Endang dari agen pemberangkatan tenaga kerja asal Madiun yang memberangkatkan Endang.

Lalu, ditindaklanjuti dengan keberangkatan suami Endang yang menyusul ke Hongkong.

Keberangkatan suami Endang itu, menurut Kolis, juga atas permintaan dari KJRI yang difasilitasi oleh agen yang memberangkatkan Endang.

Halaman
12
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved