Pakar Hukum Sebut Atribut Partai Polusi Visual, Sudjiwo Tedjo Sampai 'Konsultasi' ke Dokter Mata
Menurut Zainal Arifin Mochtar, atribut partai adalah polusi visual, Sudjiwo Tedjo tanyakan kebenarannya dan mengeluh sering gatal mata.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Pakar Hukum Sebut Atribut Partai Polusi Visual, Sudjiwo Tedjo Sampai 'Konsultasi' ke Dokter Mata
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Budayawan Sudjiwo Tedjo mengomentari postingan netizen di Instagram soal banyaknya spanduk kampanye saat ini.
Bahkan, Sudjiwo Tedjo sampai menanyakan kepada dokter spesialis mata, apa benar spanduk-spanduk itu merupakan polusi visual.
Akun Instagram @zainalarifinmochtar itu mengungkapkan keresahannya atas banyaknya spanduk kampanye di sekitar tempat tinggalnya.
Rupanya, Zainal Airifin Mochtar ini merupakan seorang pakar hukum.
Di akun Instargramnya itu, Zainal Airifin Mochtar memposting spanduk yang ada di kawasan tempat tinggalnya.
Spanduk itu memperlihatkan kegerahan warga atas atribut partai di wilayahnya.
Untuk itu, mereka membuat spanduk agar wilayahnya bersih dari atribut partai.
"Mohon Maaf
Kami sepakat di Kawasan RW 40 Perumahan Dayu Permai
Bebas Atribut Partai," bunyi tulisan di spanduk tersebut.
Rupanya, Zainal Airifin Mochtar juga menyukai gerakan tersebut.
• Syahrini Sudah Pesan Gaun Nikah, Deret Foto Calon Istri Reino Barack dengan Gaun Putih Ala Pengantin
• Dahnil Anzar Anggap Bahasa Tubuhnya Pada Kader PSI Bentuk Akrab, Dede Prayudi : Akrab ?Tidak
Menurutnya hal itu merupakan bentuk kesepakatan warga yang ada di lingkungan rumahnya.
Ia menyebut kalau warga sudah capek dengan berbagai perang kampanye yang bukan mencerdaskan masyarakat.
Menurutnya, warga akan tetap memilih, namun tidak perlu dengan sampah visual yang mengotori ruang publik.
Ini captionnya :
"Saya suka gerakan ini. Ini bentuk kesepakatan di lingkungan kami.
Apapun alasannya, sudah capek dengan berbagai perang kampanye yg bukan makin mencerdaskan tapi makin tol*l.
Mending, gak usah ada. Kami masih akan memilih tapi gak usah dengan sampah visual yg mengotori ruang publik.
Datanglah dengan pertemuan warga dan ajakan baik. Bukan dengan stiker, pamflet dan uang"
Rupanya postingan Zainal Arifin Mochtar itu diposting ulang di Twitter Sudjiwo Tedjo dan ditanyakan kepada dokter spesialis mata.
Ia menanyakan soal apa benar bahwa spanduk kampanye itu merupakan polusi visual seperti yang disampaikan oleh Zainal Arifin Mochtar tersebut.
• Fadli Zon: Kalau Pemerintah Sabar, Bisa Akusisi Freeport Tanpa Keluarkan Uang
• Dapat Kejutan Ultah Lagi, Surat Cinta dari Mama Rieta Bikin Nagita Slavina Tahan Tangis, Ini Isinya
Sebab menurutnya, dirinya kini sering mengalami gatal di bagian matanya.
"Piye dokter mata @ferdiriva ..
betulkah baliho2/spanduk2 politik itu polusi visual spt kata @zainalamochtar ini?
Soalnya mataku sering gatel2 sekarang," tulis Sudjiwo Tedjo.
Namun hingga berita ini dibuat, belum ada jawaban dari dokter spesialis mata yang aktif di media sosial tersebut.
Namun beberapa netizen tampak mengomentarinya :
@seloisme : Sampah visual menurutku mbahh, apalagi yg dipaku di batang pohon
@febrianjrit 32 : Bener! Siapa ini orang masang2 spanduk di pohon pula.. Ditanya tugas anggota legislatif apa jg kyknya msh bingung..
kynosii : setujuuuuuu, dikaca rumahku maen tempel aja stiker caleg2 tanpa ijin
@nisasso : Kalo kata dosen design grafisku sih yg kayak gitu bikin "Trauma Visual" hihihi