Investasi Asing yang Masuk ke Dalam Negeri Paling Banyak Mengalir ke Startup

Perkembangan ekonomi digital seperti startup berkontribusi besar pada meningkatkan arus investasi asing ke Indonesia.

Investasi Asing yang Masuk ke Dalam Negeri Paling Banyak Mengalir ke Startup
Tribunnews.com/Apfia Tiocony Billy
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong saat ditemui di kantor kemenko maritim, Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Perkembangan ekonomi digital seperti startup berkontribusi besar pada meningkatkan arus investasi asing ke Indonesia.

Kepala Badan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyebutkan investasi asing untuk ekonomi digital menempati urutan pertama dari seluruh investasi asing.

Sedangkan urutan investasi asing kedua terbanyak untuk smelter atau pemurnian logam.

“Pertama, adalah e-commerce kedua adalah smelter atau pabrik pengolahan. Jadi, saya tentunya terimakasih atas trend ini,” ungkap Thomas saat ditemui di acara FMB 9, di Jakarta Pusat, Selasa (26/2/2019).

Jika tidak ada startup di Indonesia yang saat ini sudah ada empat yang berkembang  menjadi unicorn dengan pendapatan 1 miliar dolar AS, Thomas memperkirakan investasi asing ke Indonesia mungkin saja turun.

“Karena kalau bukan karena invest dan arus modal deras yang masuk ke dalam unicorn dan juga ekonomi digital, investasi global itu malah turun loh,” tutur Thomas.

Tingginya arus investasi asing untuk ekonomi digital disebutkan Thomas sudah terasa sejak tiga tahun lalu.

Adapun besaran investasi asing untuk e-commerce diperkirakan pertahunnya mencapai 2,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 25 trilliun dari total kisaran investasi asing 9 sampai 12 miliar dolar AS.

“Pada dasarnya yang namanya FDI itu kisarannya 9-12 miliar dolar per tahun. Perkiraan kami policiy yang masuk ke e-commerce 15-20 persen. Ya 2-2,5 miliar dolar yang masuk per tahun,” pungkas Thomas.

(Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Investasi Asing yang Masuk ke Indonesia Paling Banyak Mengalir ke Startup)

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved