Polemik Ratna Sarumpaet

Hadapan Majelis Hakim, Ratna Sarumpaet Mengaku Dirinya Bersalah

Ratna Sarumpaet pun meminta kepada Majelis Hakim agar proses persidangannya mengedepankan hukum di atas kepentingan politik.

Hadapan Majelis Hakim, Ratna Sarumpaet Mengaku Dirinya Bersalah
Kompas.com
Tersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet berjalan meninggalkan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya, Jumat (26/10/2018).(Kompas.com/Sherly Puspita) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet menyatakan dirinya memang bersalah dalam sidang perdana mengadili dirinya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2019).

Hal itu dia ungkapkan di hadapan Majelis Hakim usai Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan dakwaan.

"Semenjak saya ditangkap, saya memang betul melakukan kesalahan," kata Ratna Sarumpaet.

Ratna Sarumpaet beberapa kali mengakui bahwa dirinya salah, namun hal itu dia sampaikan sekaligus dengan kecurigaan bahwa proses penyidikan kasusnya terkesan bernuansa politis.

Dia pun meminta kepada Majelis Hakim agar proses persidangannya mengedepankan hukum di atas kepentingan politik.

"Saya salah, oke, tapi yang terjadi pada peristiwa penyidikan (saya) ada ketegangan yang menyadarkan saya bahwa ini politik. Maka dari itu saya ajak marilah kita jadi hero untuk bangsa ini," tutur Ratna Sarumpaet.

Meski sudah menyampaikan hal tersebut, Majelis Hakim meminta Ratna Sarumpaet menyimpannya untuk disampaikan secara lebih lengkap dalam sidang berikutnya dengan agenda eksepsi atau pembelaan.

Adapun dalam pembacaan dakwaan, JPU menyampaikan rangkaian kejadian sejak Ratna menjalani operasi mengencangkan kulit muka di rumah sakit kawasan Menteng, Jakarta Pusat hingga foto lebamnya tersebar ke beberapa tokoh.

Ratna disebut menyebarkan sendiri foto lebam wajahnya ke beberapa kerabat dan kenalannya sembari mengarang cerita bahwa dia habis dipukuli.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ratna Sarumpaet Mengaku Dirinya Bersalah di Hadapan Majelis Hakim"Penulis : Rindi Nuris Velarosdela
Editor : Andri Donnal Putera

Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved