PSSI Cabut Sanksi Larang Bobotoh Persib Datang ke Stadion Tuai Kejanggalan, Melanggar Statuta

PSSI melalui pernyataan di laman resminya mencabut hukuman untuk Bobotoh, suporter Persib

PSSI Cabut Sanksi Larang Bobotoh Persib Datang ke Stadion Tuai Kejanggalan, Melanggar Statuta
bobotoh.id
Bobotoh, suporter Persib Bandung 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sanksi larangan datang ke stadion yang diterima Bobotoh, suporter Persib, dicabut oleh PSSI sehingga menimbulkan kejanggalan.

Bobotoh, suporter Persib Bandung, dijatuhi sejumlah sanksi seusai insiden yang menewaskan suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla, September lalu.

Bobotoh dihukum tidak boleh masuk stadion saat laga home Persib Bandung di luar Pulau Jawa sampai akhir musim kompetisi 2018.

Mereka juga terkena sanksi larangan menyaksikan pertandingan home di Bandung sampai setengah musim kompetisi 2019.

Namun, pada Kamis (28/2/2019), PSSI melalui pernyataan di laman resminya mencabut hukuman tersebut.

"Dua hal ini, PSSI menilai, dalam implementasinya tidak hanya mengalami kendala, akan tetapi justru berpotensi menimbulkan masalah baru, pelanggaran disiplin," tulis laman resmi PSSI pada Kamis (28/2/2019).

Ribuan bobotoh, pendukung Persib Bandung bersorak gembira setelah tim kesayangannya berhasil membobol gawang PS TNI di Stadion Pakansari, Sabtu (22/4/2017).
Ribuan bobotoh, pendukung Persib Bandung bersorak gembira setelah tim kesayangannya berhasil membobol gawang PS TNI di Stadion Pakansari, Sabtu (22/4/2017). (TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika)

Umuh Muchtar Sebut Bobotoh Tak Sayang Persib Jika Lakukan Penghinaan Rasis

Laporkan Kasus Pengaturan Skor, Eks Manager Persibara Mengakui Diancam Dibunuh

Pencabutan sanksi PSSI kepada suporter yang dikenal dengan nama Bobotoh itu juga dilayangkan melalui Surat Keputusan (SK) tentang implementasi keputusan Komisi Banding PSSI No. 09/KEP/KB/LIGA-1/XI/2018 .

Namun, ada kejanggalan pada bagian awal rilis di laman resmi PSSI tersebut.

"Penerbitan SK ini sesuai amanah kongres PSSI di Bali pada 20 Januari 2019, tentang kewenangan yang diberikan kepada Komite Eksekutif untuk melakukan review terhadap keputusan Badan Yudisial," tulis PSSI.

Jika ditelaah dari Statuta PSSI, pernyataan federasi sepak bola Indonesia itu justru menjadi sebuah pelanggaran.

Halaman
123
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved