Bocah Meninggal Dunia Gara-gara Ramuan Herbal, Dukun Diminta Tanggung Jawab Bayar Denda Rp 70 Juta

Dukun ini meminta bocah meninggalkan insulin yang diberikan rumah sakit, dan menggantinya dengan ramuan herbal yang bisa dibeli darinya.

Bocah Meninggal Dunia Gara-gara Ramuan Herbal, Dukun Diminta Tanggung Jawab Bayar Denda Rp 70 Juta
net
ilustrasi dukun 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ketika anak mengalami sakit, sebaiknya segera periksakan ke dokter ya.

Jangan ketika anak sakit di bawa ke orang yang bukan ahlinya, hal itu bisa berakibat kematian seperti yang dialami oleh Edgar (13).

Diwartakan Metro.co.uk pada Kamis (28/2/2019), seorang Dukun bernama Timothy Morrow (84) memberikan saran medis pada seorang ibu dari anak penderita suatu penyakit.

Ia mengatakan untuk meninggalkan insulin yang diberikan rumah sakit, untuk menggantinya dengan ramuan herbal yang bisa dibeli darinya.

Alhasil, bocah 13 tahun bernama Edgar ini mengalami komplikasi medis dan berakhir meninggal.

Laudya Cynthia Bella Ungkap Perlakuan Raffi Ahmad saat Berantem Waktu Pacaran, Sampai Pisah Ruangan

Foto Lamaran Dirinya & Syahrini-Reino Barack Ada Kemiripan, Chikita Meidy: Jodoh Sudah Ada yang Atur

Pada awalnya remaja itu mengalami kesulitan bernafas dan kesulitan makan, karena hal itu, Morrow memberikan saran pada kedua orangtuanya.

Ia mengatakan, untuk tidak membawanya ke rumah sakit, dan memberi tahu bahwa ia sedang mengalami krisis penyembuhan.

Oleh karena itu, ia menyarankan untuk berhenti menggunakan insulin dan beralih ke herbal, seperti lavender yang bisa dibeli di situs webnya.

bocah yang meninggal dunia karena dukun
bocah yang meninggal dunia karena dukun (kolase Metro)

Diketahui, Morrow adalah seorang pendiri perusahaan Commmon Sense Herbs, yang memproduksi ramuan herbal.

"Ia memberi tahu kami bahwa, jika kami membawa anak itu ke rumah sakit, ia justru akan meninggal di sana," kata ayahnya dalam persidangan.

Halaman
12
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved