Pria dan Wanita di Puncak Ditemukan Terluka di Bagian Leher, Warga Dengar Teriakan Minta Tolong

Anwar mengaku bahwa ia tak tahu detil apa yang terjadi di dalam warung sampai akhirnya ia menemukan H tertusuk pisau di bagian leher

Pria dan Wanita di Puncak Ditemukan Terluka di Bagian Leher, Warga Dengar Teriakan Minta Tolong
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
lokasi perkelahian pasangan pria dan wanita di Kampung Citeko, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor sempat membuat gempar warga Puncak. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Perkelahian pria dan wanita di Kampung Citeko, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor sempat membuat gempar warga Puncak.

Sebab, foto-foto mengerikan sesaat setelah perkelahian sempat menyebar di layanan pesan WhatsApp pada Selasa (5/3/2019) malam.

Bahkan di foto yang tersebar, sebilah pisau menancap di leher salah satu korban.

Pantauan TribunnewsBogor.com, lokasi kejadian sendiri merupakan simpang jalan alternatif menuju Taman Safari Indonesia dan di sana terdapat vila kosong serta warung kopi kecil yang terbuat dari kayu.

Warga sekitar, Anwar (27), yang sempat melihat kejadian mengatakan bahwa pertengkaran itu terlihat ketika ia mendengar suara jeritan yakni dari seorang wanita bernama Nurhayati (48).

"Awalnya dia (N) teriak-teriak minta tolong, dia lari ke sini, dia penuh dengan darah masuk ke dalem warung, pintunya dia ditutup," kata Anwar.

Tidak lama setelah itu, kata Anwar pria bernama H (54) datang dan mencoba membuka paksa pintu warung kemudian terjadilah perkelahian di dalam warung.

Anwar mengaku bahwa ia tak tahu detil apa yang terjadi di dalam warung sampai akhirnya ia menemukan H tertusuk pisau di bagian leher dan Nurhayati juga terluka sampai akhirnya dilarikan ke RSPG Cisarua.

Diberitakan sebelumnya, Kapolsek Cisarua Kompol Nur Ichsani mengatakan bahwa perkelahian ini dipicu oleh janji bantuan uang Rp 2 juta untuk Nurhayati tidak dipenuhi oleh H.

"Korban  dijanjikan uang Rp 2 juta untuk bertemu di vila kosong di Citeko. Tidak lama kemudian terjadi percekcokan, perkelahian, kejar-kejaran dan selanjutnya ada luka tusuk sayatan di masing-masing korban," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (6/3/2019).

Ia menjelaskan N dan H sudah mengenal satu sama lain terlebih Nurhayati membutuhkan uang tersebut untuk pernikahan anaknya.

Dia juga menjelaskan bahwa H diduga sudah menyiapkan pisau sebelum pertengkaran terjadi namun motif masih didalami oleh kepolisian.

"Keduanya masih dalam perawatan. Motif sedang kita dalami," ungkap Ichsani.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved