Breaking News:

Dosen UNJ Ditangkap

Dosen UNJ Robertus Robet Mengaku Diperlakukan Baik Selama Diperiksa Polisi

Dalam orasinya itu, Robet menyanyikan lagu yang sering dinyanyikan mahasiswa pergerakan 1998 untuk menyindir institusi ABRI.

Editor: Ardhi Sanjaya
Kompas.com
Aktivis HAM sekaligus dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Robertus Robet (jaket biru) telah dipulangkan oleh pihak kepolisian, Kamis (7/3/2019) sore. (KOMPAS.com/Devina Halim) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Robertus Robet mengaku diperlakukan dengan baik oleh pihak kepolisian selama pemeriksaannya.

Ia ditangkap pada Kamis (7/3/2019) dini hari dalam kasus dugaan penghinaan terhadap institusi TNI.

Kemudian, Robertus telah pulang pada Kamis sore, sekitar pukul 14.25 WIB.

"Saya diperlakukan dengan baik selama saya berada dalam penahanan pihak kepolisian," ujar Robertus setelah pemeriksaan selesai, di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Robertus menyerahkan kelanjutan kasusnya kepada pihak kepolisian.

Saat memberikan keterangan kepada awak media, aktivis HAM itu sempat meminta maaf atas orasinya yang dinilai menghina institusi TNI.

"Oleh karena orasi itu saya telah menyinggung dan dianggap merendahkan atau menghina institusi, saya pertama-tama ingin menyatakan permohonan maaf," ungkapnya.

Robertus menegaskan bahwa dirinya tak berniat untuk menghina dan merendahkan institusi TNI.

Robertus Robet sebelumnya ditangkap karena diduga menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan kelompok masyarakat berdasarkan SARA, berita hoaks atau penghinaan terhadap penguasa atau badan umum.

Tindak pidana tersebut diduga dilakukan Robet saat berorasi di Aksi Kamisan pada 28 Februari 2019 mengenai dwifungsi ABRI.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved