Breaking News:

Fakta Dosen UNJ Robertus Robet Ditangkap Polisi karena Diduga Langgar UU ITE, Kini Jadi Tersangka

Tim penyidik dari Cyber Mabes Polri juga mendatangi kediaman Robet pada Rabu (6/3/2019) malam pukul 23.45 WIB membawa surat penangkapan.

Editor: Ardhi Sanjaya
YouTube Jakartanicus
Akademisi yang juga aktivis Robertus Robet saat menyampaikan orasi pada aksi Kamisan, 28 Februari 2019 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Robertus Robet ditangkap oleh tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kamis (7/3/2019).

Diketahui, Robertus Robet juga adalah seorang aktivis hak asasi manusia dan sahabat dari Rocky Gerung.

Dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com pada Kamis (7/3/2019), penangkapannya dikonfirmasi oleh peneliti Amnesty International Indonesia, Papang Hidayat.

 

Rumah Robertus Robet didatang polisi pada dini hari dan kemudian dibawa ke Mabes Polri.

Berdasarkan surat dari kepolisian, Robertus Robet dijerat Pasal 45 A ayat (2) jo Pasal 28 ayat Undang-undang Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Ia dianggap telah melakukan penyebaran informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat berdasarkan SARA, beritaa hoaks, atau penghinaan terhadap penguasa atau badan hukum.

Berikut ini tim Tribunnews.com himpun fakta-fakta yang terkait dikutip dari Kompas.com.

Simak selengkapnya di sini!

1. Kronologi penangkapan Robertus Robet

Berdasarkan keterangan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Dedi Prasetyo, Robertus Robet ditangkap pada pukul 00.15 WIB.

Kemudian dibawa ke Mabes Polri untuk dimintai keterangan terkait nyanyiannya saat Aksi Kamisan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved