Dosen UNJ Ditangkap

Kasus Robertus Robet Bikin Sudjiwo Tedjo Takut 'Jangan-jangan Ngomong Jan*** Ditangkapin Pula'

Penangkapan Dosen UNJ, Robertus Robet menuai reaksi beragam dari aktivis dan budayawan.

Kasus Robertus Robet Bikin Sudjiwo Tedjo Takut 'Jangan-jangan Ngomong Jan*** Ditangkapin Pula'
Kolase Instagram/Istimewa
Budayawan Sudjiwo Tedjo dan Robertus Robet 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Penangkapan Robertus Robet, dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan juga aktivis HAM membuat sejumlah orang bereaksi.

Mereka menolak penangkapan Robertus Robet oleh polisi.

Suara penolakan agar polisi melepas Robertus Robet menggema di dunia unggah-ungguh Twitter. 

Setelah sejumlah intelektual seperti Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir, Direktur Eksekutif Charta Politika, Budiman Sudjatmiko, giliran budayawan Sudjiwo Tedjo menyusul.

Ada juga intelektual Nahdlatul Ulama, Ulil Abshar-Abdalla.

Polisi menangkap Robertus Robet di rumahnya pada Kamis (7/3/2019) malam lalu dibawa ke Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Penangkapan Robertus Rober diduga karena orasi dan nyanyian dalam Aksi Kamisan pada 28 Februari 2019.

Sebelum ditangkap, dosen Universitas Negeri Jakarta ini memberikan klarifikasi tentang lagu yang dinyanyikannya tersebut seperti dilansir Kompas TV.

"Saya Robertus RobetBelakangan ini beredar sebuah video saya di media sosial.

Saya menerima banyak reaksi dan keberatan. Oleh karena itu saya ingin menyampaikan beberapa klarifikasi.

Halaman
1234
Editor: Soewidia Henaldi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved