Kakek Ini Jadi Sorotan karena Gaya Bicaranya, Pejabat Kementrian Sampai Salut

Kakek ini bercerita terkait pertanian untuk membangun sangat para petani millenial yang kini menjadi program Kementrian Pertanian.

Kakek Ini Jadi Sorotan karena Gaya Bicaranya, Pejabat Kementrian Sampai Salut
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kakek Zakaria 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CARINGIN - Seorang kakek bernama Zakaria (86) menjadi pusat perhatian saat menyampaikan pengalamannya menjadi petani dalam acara Bincang Asik Seputar Pertanian Indonesia (Bakpia) di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Selasa (12/3/2019).

Kakek ini bercerita terkait pertanian untuk membangun sangat para petani millenial yang kini menjadi program Kementrian Pertanian.

Gaya bicara Zakaria terkesan unik bahkan dirinya yang merupakan Ketua Gapoktan Silih Asih Bogor ini dengan nada canda mengaku sebagai presiden direktur dan juga sebagai Dosen Unnas.

"Saya ini Dosen Unnas, Universitas Alam Semesta. Sebetulnya P4S itu dari segi umur sangat heterogen dari pemuda sampai aki-aki, dari disiplin ilmu juga sangat heterogen, dari yang tidak sekolah sampai strata 3 ada," kata Zakaria direspon tawa tamu yang hadir, Selasa (12/3/2019).

Ia menjelaskan bahwa di kelompok taninya, beras organik merupakan unggulan di antara hasil bumi yang lainnya.

Ia juga mengajak kepada para calon petani millenial untuk terbuka dan mau belajar dari para penyuluh kementrian pertanian agar bertani lebih baik.

"Kita walau pun petani di kampung tetep harus memposisikan diri di tempat yang gampang diakses supaya gampang mendapatkan say hello, say hello dari pembina, say hello dari penyuluh," kata Zakaria direspon tawa puluhan calon petani millenial yang juga hadir dalam acara tersebut.

Apa yang disampaikan Zakaria direspon pujian dari pejabat Kementrian Pertanian.

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Bustanul Arifin Caya mengatakan bahwa Pak Zakaria patut dijadikan contoh bagi para petani lainnya khususnya para petani muda.

"Saya mengapresiasi ke Pak Zakaria, bapak termasuk saya anggap senior dan patut dijadikan contoh bagi kita semua. Karena beliau itu setia, beliau sampaikan tadi bergerak di pertanian itu udah kotor, dekil tapi masih setia dan usia sudah 86 tahun," ungkap Bustanul.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved