Ledakan di Sibolga

Bom di Rumah Terduga Teroris Sebagian Dibawa ke Tapteng untuk Diledakan, Warga Diminta Waspada

Terduga teroris, Abu Hamzah yang sebelumnya diamankan Tim Densus 88 kini berada di Polres Sibolga.

Kompas.com
Ratusan personil gabungan TNI/Polri dikerahkan ke Jalan Cenderawasih Kota Sibolga, Sumatera Utara atau tepatnya di depan Masjid Al Mukhlisin, diduga adanya suara mengelegar diduga ledakan bom di salah satu rumah warga (KOMPAS.com/ handout) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Terduga teroris, Abu Hamzah yang sebelumnya diamankan Tim Densus 88 kini berada di Polres Sibolga.

Hal itu disampaikan langsung Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto sat dikonfirmasi.

"Yang bersangkutan sekarang masih di Polres kita amankan," kata Irjen Pol Agus Andrianto, Rabu (13/3/2019).

Ia mengatakan, anak korban cuma satu berjenis kelamin laki-laki dan berusia tiga tahun, sementara istrinya berinisial S.

Apakah serpihan tubuh yang ditemukan tadi akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, itu tunggu hasil dari DVI. "Karena mereka yang punya gawean,"katanya.

Agus Andrianto sendiri turun langsug untuk mensterilkan lokasi ledakan bom di rumah terduga teroris Abu Hamzah yang berada di Jalan Cendrawasih, gang Serumpun, Kelurahan Pancuran Rambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga.

Pantauan di lapangan, orang nomor satu di Polda Sumut ini tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB dan selesai sekitar pukul 19.00 WIB.

 

Gading Marten Beri Dukungan ke Gisel yang Diisukan Punya Pacar Baru, Wijin Singgung Hati yang Bebas

Tagar #Instragramdown Jadi Trending Seusai Ada Gangguan, Pengguna Facebook Turut Ramaikan Twitter

Bima Arya Hari Ini Membuka Kegiatan Sosialisasi Pileg dan Plipres 2019 Tingkat Kota Bogor

Setelah berselang empat jam, pria dengan bintang dua ini menyatakan pihaknya menemukan serpihan tubuh dan daging yang diduga itu istri dari terduga teroris Abu Hamzah.

"Kita tunggu hasil dari DVI mengenai apakah itu serpihan dari dua tubuh atau satu tubuh,"ujarnya saat ditanya mengenai serpihan tubuh yang ditemukan itu dari satu tubuh atau dua tubuh.

Mengenai apakah anak terduga teroris juga turut meninggal dalam bom bunuh diri, Irjen Pol Agus Andrianto juga menyatakan tunggu hasil dari DVI.

Ia mengatakan pihaknya sudah mengamankan beberapa bahan peledak yang ditanam diseputaran rumah Abu Hamzah.

"Jadi yang kita temukan itu dibawa ke Polres Tapteng untuk Diledakkan dan tidak jadi kita ledakkan di sini mengingat banyak warga di sini,"terangnya.

Untuk itu, pihaknya tetap berharap kepada warga untuk tidak pulang dulu ke rumah. "Mengingat masih banyak bahan peledak yang bisa suatu waktu meledak,"katanya.

Ia menyatakan untuk hari ini, diberhentikan dulu dan esoknya, Kamis (14/3/2019) pihaknya akan meledakkan bom di Polres Tapteng.

"Pagi rencana akan kita ledakkan,"ujarnya.

 

Sering Pamer Harta Kekayaan di Medsos, Miliarder Asal Italia Ini Alami Nasib Miris

Skandal Seungri Bigbang Soal Prostitusi Memanas, Kedai Aori Ramen Jadi Sepi Pengunjung

Pagi Ini Facebook dan Instagram Down, Akibat Gangguan Serangan DDoS ? Begini Penjelasan Lengkapnya

Sebagian Bom Sudah Dibawa ke Tapteng untuk Diledakkan

Wali Kota Sibolga M Syarfi Hutauruk mendatangi posko Polres Sibolga pascamelihat langsung lokasi ledakan.

Kedatangannya ke posko untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa sebagian bom yang ada di rumah terduga teroris Abu Hamzah sudah dibawa ke Tapteng untuk Diledakkan.

"Banyak bom di sini. Jadi sebagian sudah dibawa ke Kabupaten Tapteng untuk Diledakkan. Sebagian lagi akan diledakkan di sini,"katanya, Rabu (13/3/2019).

Ia mengatakan kepada warga apabila terdengar suara dentuman agar tidak kaget dan panik. Karena, sambungnya, itu bom sengaja diledakkan di Jalan Cendrawasih.

"Makanya saya berharap kepada masyarakat sekitar Jalan Cendrawasih, sebaiknya mengungsi dan jangan dulu pulang ke rumah,"imbaunya.

Orang nomor satu di Kota Sibolga ini juga menyatakan bom di rumah terduga teroris sangat banyak sehingga harus ada yang diledakkan di Tapteng.

"Sebagian yang kita bawa ke Tapteng merupakan bom yang bisa dibawa jalan. Sebagian lagi tinggal di sini karena kalau dibawa takutnya bisa sewaktu-waktu meledak,"katanya.

Neno Warisman Sudah 3 Kali Tidak Hadiri Undangan Klarifikasi Bawaslu DKI

Terduga Teroris di Sibolga Rakit Puluhan Bom: 300 Kg Bahan Peledak Ditemukan Dekat Pembuangan

Ridwan Kamil Restui Bangun Underpass di Depok, Solusi Kemacetan Jalan Raya Margonda

Sekali lagi, kata Syarfi, masyarakat harus mendukung kinerja kepolisian dalam menangani teroris.

"Saya imbau kepada masyarakat jangan pernah berkumpul lagi di jalan Cendrawasih. Karena itu mengganggu tugas kepolisian,"katanya.

Sementara itu, Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja menyatakan pihaknya berharap masyarakat jangan mengganggu kerja polisi dalam menangani kasus terduga teroris ini.

"Ini bukan tontonan karena kejadian ini bukan main-main. Kalau kalian sayang sama diri sendiri, silahkan menjauh dari lokasi yang berjarak 100 meter. Kami melarang karena kami tidak ingin ada masyarakat yang menjadi korban dari kasus terduga teroris ini,"ujarnya.

Ia pun mengingatkan kepada masyarakat untuk jangan dulu tidur di rumah dan sebaiknya pindah dulu ke rumah saudara atau keluarga lain.

"Ini juga nanti akan ada ledakan karena kita akan meledakkan sebagian bom yang terdapat di rumah terduga teroris,"katanya.

Perangkat Daerah Diimbau Perhatikan Masyarakatnya

Penangkapan terduga teroris Abu Hamzah di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Sumatera Utara membuat masyarakat Sibolga panik dan ketakutan.

Maka dari itu, Bupati Tapteng Bakhtiar Sibarani mengatakan sekecil apapun informasi kepada orang yang dilihat mencurigakan agar masyarakat segera melaporkan ke pemerintah setempat atau kepada pihak kepolisian.

"Apabila kita melihat orang baru, dan tidak dikenal ataupun ada semacam yang disembunyikan sehingga menimbulkan rasa curiga kita, silahkan langsung laporkan. Dan jangan takut membuat laporan,"ujarnya pascamemantau lokasi ledakan di rumah terduga teroris, Rabu (13/3/2019).

Luna Maya Disebut Dekat dengan Keluarga Faisal Nasimuddin, Endang Tarot: Jodoh yang Diberikan Tuhan

Digosipkan Punya Hubungan Dekat, Wijaya Saputra Mengaku Ingin Kenalkan Gisella Anastasia ke Keluarga

Tagar #Instragramdown Jadi Trending karena Ada Gangguan, Pengguna Facebook Ikut Ramaikan Twitter

Mengenai adanya ancaman teroris di Sibolga, apakah yang akan dilakukan oleh Bupati Tapteng, Bakhtiar menyatakan pihaknya mengimbau kepada seluruh camat dan lurah, kepala desa serta kepala lingkungan agar melihat masyarakatnya.

"Mau mereka tinggal di kos-kosan, mau tinggal di rumah sewa intinya, siapapun masyarakat pendatang ataupun mereka yang baru pulang merantau dan atau yang sudah lama tinggal di daerah ini, kalau gerak geriknya mencurigakan, silahkan laporkan,"katanya.

Yang jelas, kata orang nomor satu di Kabupaten Tapteng ini menyatakan ini merupakan perbuatan terkutuk dan tidak dibenarkan oleh agama apapun itu.

"Sebab itu, saya minta masyarakat agar kita waspada dan mari kita bersatu melawan teroris yang ada,"ujarnya.

Ia mengatakan masyarakat jangan takut. Karena, sambungnya, tugas dan fungsi masyarakat untuk menciptakan iklim kondusif di bangsa dan negara khususnya di daerah Sibolga dan Tapanuli Tengah.

(TribunMedan/akb)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved