Kasus Burning Sun yang Menyeret Seungri Viral, Begini Kronologi Lengkapnya Menurut Youtuber Korea

Selain itu, Ena juga sempat diduga memiliki hubungan dengan Seungri Big Bang karena beredar video selfie keduanya di media sosial.

Kasus Burning Sun yang Menyeret Seungri Viral, Begini Kronologi Lengkapnya Menurut Youtuber Korea
the straits times
Seungri Bigbang 

Namun apa yang dilakukan pelapor Kim Sanggyo dinilai polisi mengganggu Burning Sun.

5 Zodiak Ini Kebal Terhadap Kritikan, Sekali Dikritik Bisa Marah dan Bad Mood, Kamu Termasuk?

Debat Cawapres, Sandiaga Uno Kisahkan Bu Lies yang Pengobatannya Dihentikan Karena Tak Dicover BPJS

Selain itu, menurut Kim Sanggyo, setibanya dilokasi, pihak kepolisian tidak langsung menghampirinya seolah-olah menunggu instruksi.

Akan tetapi hal itu dibantah oleh pihak kepolisian, bahwa Kim Sanggyo dianggap mengganggu klub Burning Sun.

"Jadi katanya dari pihak kepolisian, kalau polisi melihat pelapor membuat rusuh TKP, maka Kim Sanggyo adalah pengganggu Burning Sun," terang Hansol.

Karena Kim Sanggyo melawan polisi, akhirnya ia diborgol dan dibawa ke kantor polisi diduga sebagai pelaku.

Tak berhenti sampai di situ, Kim Sanggyo kemudian juga digugat oleh tiga orang perempuan dengan alasan pelecehan seksual.

"Pelapor pertama adalah teman dekatnya yang punya club Burning Sun, Lee Moon Ho bilang áku dipegang dada atau pingganya gitu'," ungkap Hansol.

Ia pun kemudian menceritakan pelapor kedua dan ketiga yang cukup mencurigakan.

"Pelaku kedua teman dekatnya si A (pemukul di luar club) dan yang ketiga adalah cewek yang bernama Ena adalah tokoh penting yang perlu dibicarakan," terang Hansol.

"Ena adalah cewek berusia 26 tahun berwarga negara China karyawan yang menghadirkan tamu-tamu VIP dari Hongkong, China dan sebagainya.

Pendapatan satu harinya Ena itu adalah Rp 250 juta/hari, berapa coba uang yang dihasilkan Burning Sun?" imbuhnya.

Hansol pun kemudian menunjukkan menu di Burning Sun VVIP yaitu menu paling murah seharga Rp 120 juta, dan termahal Rp 1,2 miliar.

Menu di Burning Sun
Menu di Burning Sun (youtube korean reomit)

Selain itu, Ena diketahui tinggal dan bekerja di Korea dengan kondisi passport yang sudah tidak berlaku, tanggalnya sudah habis.

Sebagai orang asing yang tinggal dan bekerja dengan ilegal, ternyata Ena juga sedang terjagal kasus dengan polisi karena digugat sebagai menyuplai narkoba di Burning Sun.

Bukan Rafathar, Awalnya Nagita Slavina Menamakan Putra Raffi Ahmad dengan Nama Ini

Ibu Hamil 6 Bulan Dapat Rumah Rp 1M dengan Harga Rp 12 Ribu, Raditya Dika Umpamakan Beli Nasi Goreng

Ena punya dua rekan kerja, yaitu Yang Yang dan Alice melarikan diri ke Cina pada saat penangkapan Ena.

Hal inilah yang menghubungankan kasus Burning Sun dari pemukulan melebar menjadi kasus narkoba.

"Hubungan Burning Sun dengan narkoba, bos sudah positif menggunakan narkoba dan ditahan," terang Hansol.

Selain itu, banyak pelanggan perempuan yang bersaksi setelah minum minuman di Burning Sun jadi tidak ingat banyak hal tapi saat diperiksa negatif tidak ada obat dalam tubuh.

"Menurut polisi dan ahli narkoba itu adalah Mulpong alias GHB (Gamma Hydroxybutyrate) yang fungsi untuk meningkatkan nafsu sex, tidak ingat akan tindakannya sendiri, tetapi tidak terdeteksi setelah dikonsumsi lewat dari 12 jam karena zat tersebut sudah keluar lewat keringat," terangnya.

Selain itu, Ena juga sempat diduga memiliki hubungan dengan Seungri Big Bang karena beredar video selfie keduanya di media sosial.

Terkait soal grup chat yang beredar akhirnya disampaikan ke pengacara.

Menurut pengacara chat tersebut merupakan "Korean Mafia" file yang sebaiknya langsung diberikan kepada Badan Anti Korupsi dan Komisi Hak Sipil karena adanya keterlibatan polisi di dalamnya.

Pada 27 Februari 2019, Seungri Big Bang ke kepolisian untuk pemeriksaan, namun pada 28 Februari, YG membuang dokumen jam 6 pagi, tidak hanya dokumen yang dibuang tetapi termasuk laptop dan smartphone.

YG mengaku bahwa memang rutinitas membuang dokumen secara rutin kebetulan jatuh tanggalnya tepat tanggal 28 Februari.

Menurut YouTuber 25 tahun itu, kasus ini sebaiknya dibongkar sedalam-dalamnya agar tidak ada lagi kasus yang ditutupi.

Kekerasan, narkoba, pelecehan seksual, penghindaran pajak, hubungan dekat dengan polisi, hubungan dengan politik sontak menyebar luas.

Jang Hansol memberi pesan agar publik tidak mudah beropini, tidak menilai secara subjektif, dan juga jangan menjadi detektif dalam kasus yang belum selesai ini.

Tonton video selengkapnya :

Editor: khairunnisa
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved