Breaking News:

Pemilu 2019

Kemendagri Larang Kepala Daerah Keluar Negeri Jelang Hari Pemungutan Suara, Ini Alasannya

Sekjen Kementerian Dalam Negeri, Hadi Prabowo menjelaskan alasan keluarnya surat imbauan larangan kepala daerah keluar negeri jelang pencoblosan.

KOMPAS.com/Devina Halim
Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sekjen Kementerian Dalam Negeri, Hadi Prabowo menjelaskan alasan keluarnya surat imbauan larangan kepala daerah keluar negeri jelang pencoblosan.

Jelas dia, Pemilu 17 April mendatang, adalah pesta demokrasi dan penentuan pemimpin dalam lima tahun ke depan.

Sehingga, sebagai komponen bangsa, harus tetap berada di Indonesia dan ikut mencoblos.

Belum lagi, target partisipasi pemilih saat ini berada di angka 77,5 persen sebagai harapan untuk kemajuan bangsa Inodnesia.

Serta, dinilai Kementerian Dalam Negeri, tidak ada kepentingan lain untuk kepala daerah, selain mengajak untuk memilih sesaat menjelang pemilihan.

"Masa yang mengajak milih, malah dolan (main,-red) yang enggak jelas? Ini kan kita yang punya kerjaan," jelas dia di Jakarta, Senin (18/3/2019).

Belum sampai di situ, Hadi mengatakan, apabila kepala daerah melancong ke luar negeri, masyarakat juga akan mengikuti hal yang sama.

Sehingga, golput akan semakin tinggi.

"Jadi, kita seharusnya abdi negara, baik itu kepala daerah, birokrat, anggota DPRD ini kan panutan bagi masyarakat. Kita harap pemilu berjalan lancar, aman, tertib, berkualitas dengan partisipasi masyarakat yang tinggi," kata dia.

 (Tribunnews.com, Amriyono Prakoso)

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved