Caleg Jadi Otak Pencurian Modus Gembos Ban dan Pecah Kaca, Asal Partainya Masih Misterius

Kelima pelaku termasuk oknum caleg ini ditangkap polisi di kawasan GOR Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Rabu (13/3/2019) lalu.

Caleg Jadi Otak Pencurian Modus Gembos Ban dan Pecah Kaca, Asal Partainya Masih Misterius
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
calon legislatif (caleg) diamankan oleh Satreskrim Polres Bogor karena terlibat tindak pencurian di wilayah Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Seorang caleg berinisial SP (36) ditangkap Satreskrim Polres Bogor karena terlibat tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) di Kabupaten Bogor.

Oknum caleg ini berperan sebagai otak pelaku pencurian dengan modus gembos ban dan pecah kaca serta mengoordinir 4 orang pelaku lainnya yakni AM (32), NJ (42), HR (28) dan NA (31).

Kelima pelaku termasuk oknum caleg ini ditangkap polisi di kawasan GOR Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Rabu (13/3/2019) lalu.

Dalam jumpa pers di Mapolres Bogor, Selasa (19/3/2019), Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Benny Cahyadi enggan memberikan pejelasan detil terkait oknum caleg tersebut termasuk asal partainya.

"Hasil penyelidikan kemudian hasil pemeriksaan memang salah satunya oknum caleg di salah satu partai di mana yang bersangkutan berlaku sebagai ketua tim," terang Benny.

Anissa Trihapsari Punya Cucu Pertama, Pernikahannya dengan Ari Sigit Cucu Soeharto Kandas Karena Ini

Mahfud MD Bongkar Skema Dugaan Pemenangan PPP di Kemenag, Pegawai Masuk Ruangan dan Matikan HP

Dia menjelaskan bahwa kelompok yang diketuai oknum caleg ini beroperasi menyasar korban nasabah bank hingga barang bukti uang hasil curian yang disita mencapai puluhan juta rupiah.

Dari hasil curian yang didapat, sebagai ketua tim, oknum caleg ini, kata Benny juga mendapat bagian jatah paling besar di antara pelaku lainnya.

Namun, Benny juga mengaku belum bisa menerangkan terkait tujuan oknum caleg tersebut melakukan pencurian ini.

"Yang bersangkutan memang kelompok pelaku residivis antar provinsi karena yang bersangkutan rata-rata berasal dari wilayah selatan, Sumatra, Palembang, dimana TKP ada di Jakarta, di Tangerang termasuk di Bekasi. Keterangan yang bersangkutan sudah beroperasi 4 - 5 bulan tapi hanya 2 TKP di Bogor. Keterangan masih dalam pengembangan terkait dikemanakan uang ini (oleh pelaku)," katanya.

20 Maret - Sastrawan Sapardi Djoko Damono Berulang Tahun Hari Ini

Disodori Foto Artis Indonesia, Bule Jerman Lebih Pilih Nikahi Luna Maya: Syahrini untuk Pacaran Saja

Halaman
12
Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved