Pilpres 2019

Hasil Survei Elektabilitas Jokowi-Maruf Amin & Prabowo-Sandi Versi 4 Lembaga

Terbaru, Litbang Kompas merilis hasil survei terbaru Jokowi-Ma'ruf vs Prabowo-Sandiaga, Rabu (20/3/2019) hari ini.

Hasil Survei Elektabilitas Jokowi-Maruf Amin & Prabowo-Sandi Versi 4 Lembaga
Tribunstyle.com/ Source: Facebook Capres Cawapres 2019
Berikut kumpulan hasil survei elektabilitas terbaru Jokowi-Ma'ruf vs Prabowo-Sandi, sebulan jelang pelaksanaan Pilpres 2019. 

Pertanyaan yang diajukan kepada responden adalah "Seandainya pemilihan presiden dilaksanakan sekarang ini, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih di antara dua pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden berikut?"

Survei ini dilakukan pada 24 Februari-5 Maret 2019 dengan proses wawancara tatap muka.

Direktur SMRC, Djayadi Hanan mengatakan, jarak perolehan suara di antara kedua pasangan semakin lebar.

"Hingga melampaui 25 persen," kata Djayadi Hanan di Jakarta, Minggu (17/3/2019), seperti dikutip dari Antara.

Djayadi Hanan mengatakan, angka ini naik dari survei elektabilitas pada Januari 2019.

Saat itu, elektabilitas Jokowi-Maruf sebesar 54,9 persen dan Prabowo-Sandiaga 32,1 persen.

Survei ini melibatkan 2.479 responden yang merupakan warga negara Indonesia dan telah memiliki hak pilih dalam pemilihan umum.

Populasi itu dipilih secara acak dengan metode multistage random sampling.

Adapun margin of error survei ini sebesar lebih kurang 2 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

3. LSI Denny JA

Hasil survei terkini LSI Denny JA yang bertajuk Siapa Dirugikan Golput: Jokowi atau Prabowo? di kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (19/3/2019). Hasil survei menyebutkan pasangan Jokowi Maruf akan sangat dirugikan jika angka golput dikantong pemilih minoritas, pemilih muslim, pemilih emak-emak, pemilih milenial, dan pemilih wong cilik tinggi.
Hasil survei terkini LSI Denny JA yang bertajuk Siapa Dirugikan Golput: Jokowi atau Prabowo? di kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (19/3/2019). Hasil survei menyebutkan pasangan Jokowi Maruf akan sangat dirugikan jika angka golput dikantong pemilih minoritas, pemilih muslim, pemilih emak-emak, pemilih milenial, dan pemilih wong cilik tinggi. (Tribunnews/Jeprima)
Halaman
1234
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved