Pilpres 2019

Jubir TKN Sebut Elektabilitas Jokowi-Maruf Amin Turun karena Hoaks

Menurut 3 Lembaga Survei Elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 itu turun 3,4 persen, dari 52,6 persen

Jubir TKN Sebut Elektabilitas Jokowi-Maruf Amin Turun karena Hoaks
Kompas.com
Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Joko Widodo dan Maruf Amin memberikan penjelasan saat debat pilpres pertama di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). Tema debat pilpres pertama yaitu mengangkat isu Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Maruf Amin, Garda Maharsi menyebut, elektabilitas Jokowi-Maruf turun karena hoaks dan fitnah yang belakangan makin masif menjelang pemungutan suara.

"Ketertinggalan kami di beberapa titik, itu terjadi karena upaya hoaks, upaya politik identitas yang dilakukan secara masif," kata Garda dalam diskusi 'mengukur berbagai hasil survei' di Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Hal ini disampaikan Garda menanggapi survei Litbang Kompas pada 22 Februari-5 Maret 2019 yang menunjukkan penurunan elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Menurut 3 Lembaga Survei Elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 itu turun 3,4 persen, dari 52,6 persen di Oktober 2018 menjadi 49,2 persen.

Di sisi lain, elektabilitas pesaingnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengalami kenaikan 4,7 persen, dari 32,7 persen menjadi 37,4 persen.

Selisih suara antara kedua pasangan menyempit menjadi 11,8 persen.

Garda mengatakan, dengan hasil survei tersebut pihaknya tetap optimistis bahwa Jokowi-Maruf akan tetap meraih kemenangan di Pilpres 2019 nanti.

Menurut dia, Jokowi-Maruf juga mempunyai pendukung militan yang siap mengklarifikasi hoaks di masyarakat.

"Kami punya pasukan darat yang berputar dari pintu ke pintu menjelaskan," kata politisi PDI-P ini.

Sebelumnya memang sempat viral video ibu-ibu yang menyebut Jokowi-Maruf akan melarang azan dan melegalkan perkawinan sesama jenis jika memerintah.

Ada juga video yang lainnya yang memperlihatkan warga menyebut pendidikan agama akan dihapus jika Jokowi-Ma'ruf memenangi pilpres 2019.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jubir Sebut Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Turun karena Hoaks"

Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved