OTT KPK

KPK Sita Uang Ratusan Juta Dari Ruangan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin Buat Pengakuan

Saat penggelahan, KPK menyita uang sebesar Rp 180 juta dan 30 ribu dollar AS di dalam laci meja kantor Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin

KPK Sita Uang Ratusan Juta Dari Ruangan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin Buat Pengakuan
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin 

KPK Sita Uang Ratusan Juta Dari Ruangan Menteri Agama, Lukman Hakim Buat Pengakuan

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) menemukan uangan ratusan juta rupiah dan puluhan ribu Dollar AS di ruangan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.

Penggeledahan KPK di ruangan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin buntut dari tertangkapnya mantan Ketum PPP, Romahurmuziy dalam operasi tangkap tangan.

Saat penggelahan oleh KPK, petugas menyita uang sebesar Rp 180 juta dan 30 ribu dollar AS di dalam laci meja kantor Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin pada Senin (18/3/2019) malam lalu.

"Setelah dihitung, jumlah uang yang ditemukan di laci meja kerja di ruang Menteri Agama tersebut sekitar Rp 180 juta dan 30 ribu dolar AS," ungkap Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (19/3/2019) seperti dilansir dari Tribunnews.com.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pun menjelaskan terkait uang yang disita KPK dari dalam ruangan kerjanya itu.

Menag pun membuat pengakuan perihal uang ratusan juta itu.

Sekretaris Jenderal PPP, Arsul Sani mengungkapkan pengakuan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, setelah KPK menggeledah dan menyita sejumlah uang dari ruang kerjanya.

KPK Periksa 12 Orang Panitia Seleksi Jabatan Kemenag di Jawa Timur

Arsul Sani mengaku sudah berkomunikasi dengan Lukman Hakim Saifuddin setelah penggeledahan tersebut.

"Ya tentu Pak Arwani (Waketum PPP), saya, itu kan setelah adanya penyitaan sejumlah uang ya dari ruang kerja Pak Menteri Agama."

Halaman
123
Penulis: Damanhuri
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved