Breaking News:

Klaimnya soal Nilai Investasi OK OCE Dibantah Pemda DKI, Ini Kata Sandiaga Uno

Namun, DPMPTSP DKI Jakarta mengatakan bahwa jumlah investasi tersebut tak semuanya berasal dari OK OCE.

Editor: Vivi Febrianti
Kompas.com
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno saat ditemui di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (8/2/2019).(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, menanggapi bantahan pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta terkait jumlah investasi program OK OCE.

Sebelumnya Sandiaga Uno mengklaim total investasi program OK OCE di Jakarta mencapai Rp 359 miliar.

Namun, DPMPTSP DKI Jakarta mengatakan bahwa jumlah investasi tersebut tak semuanya berasal dari OK OCE.

Sandiaga Uno mengatakan bahwa data tersebut ia dapatkan dari Ketua Umum Perkumpulan Gerakan OK OCE.

"Silakan dicek saja datanya. Kita dapat datanya dari Pak Iim Rusyamsi, Ketua Umum Perkumpulan Gerakan OK OCE, jadi berapa jumlahnya tinggal diverifikasi," kata Sandiaga saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019).

Ia mengatakan bahwa terdapat sekitar 7.000 izin usaha mikro kecil (IUMK) yang diterbitkan dari OK OCE.

Namun, ada pula yang sudah memiliki izin sebelumnya dan mengikuti pelatihan dan pendampingan dari program tersebut.

"Jadi menurut saya kan enggak semuanya hasil dari investasinya, enggak semuanya dari yang baru terbit, tapi kan ada juga yang mengikuti pelatihan dan sudah punya izin sebelumnya," ungkap Sandiaga.

Menurut dia, angka tersebut membuat OK OCE sudah layak untuk dijadikan program berskala nasional.

Sebelumnya, calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, menyebut total investasi program OK OCE di Jakarta mencapai Rp 359 miliar.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved