Sriwijaya FC Resmi Rekrut Monieaga Bagus

Monieaga yang berposisi sebagai striker dianggap sebagai pemain serba bisa dan mampu memenuhi target Sriwijaya FC di musim 2019.

sropoku
Monieaga Bagus 

Namun, nasib membawanya ke posisi yang tidak menguntungkan ketika tesangkut sepakbola gajah sehabis membela PSS Sleman yang kala itu masuk ke partai puncak Divisi Utama 2014.

Dia kemudian bersama beberapa pemain dan pelatih PSS Sleman kemudian disanksi tidak boleh aktif di sepakbola selama 5 tahun.

Namun 2,5 tahun berselang Monieaga kemudian mendapatkan pengampunan atau pemutihan dari PSSI, atau tepatnya pada tahun 2017.

Yakni membatalkan keputusan komdis PSSI Nomor 211/DU/KPD PSSI 2014 yang berisi putusan sanksi sepak bola gajah.

Komisi Disiplin (Komdis) PSSI mengapresiasi pengampunan sanksi terhadap para pelaku skandal sepak bola gajah yang melibatkan PSS Sleman dengan PSIS Semarang saat kedua tim bertemu dalam babak 8 besar Divisi Utama musim 2014 lalu.

Dilansir dari dokumentasi tribunjogja, 23 Januari 2017, Pemberian pengampunan hukuman terhadap mereka yang terlibat skandal memalukan di dunia sepak bola Tanah Air itu dilakukan langsung Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi.

Anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto mengatakan, pengampunan tersebut menjadi hak prerogatif ketua umum setelah pihak terkait mengajukan peninjauan kembali (PK).

Para pelatih dan pemain PSS yang mendapat pemutihan adalah Heri Kiswanto, Edi Broto, Herwin Sirajudin, Anang Hadi, Mudah Yulianto, Eko Setiawan, Ridwan Awaluddin, Monieaga Bagus, Wahyu Gunawan, dan Marwan Muhammad.

Sayang, pemain pencetak gol, Hermawan, Agus ‘Awank’ dan Riyono belum diampuni.

Selain bagi PSS, pemberian pengampunan juga diberikan PSSI kepada pemain, pelatih dan ofisial PSIS Semarang.

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved