Target Produksi Sampai 3000 Unit Setahun, AMMDes Akan Dipasarkan April 2019 Mendatang
Kendaraan yang dilengkapi alat-alat untuk pedesaan ini, kata Airlangga juga sudah menjalani uji coba.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNEWSBOGOR.COM, CITEUREUP - Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto mengatakan bahwa produksi dalam negeri Alat Mekanis Multiguna Pedesaan ( AMMDes ) ditargetkan mencapai 3000 unit di tahun 2019 ini.
Alat multiguna yang mulai diproduksi massal oleh PT. Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) di awal Maret 2019 ini juga dimungkinkan produksinya akan bertambah.
"Tahun pertama 3000 unit, tahun berikutnya ya kapasitas bisa dinaikan sesuai dengan permintaan," kata Airlangga saat ditemui TribunnewsBogor.com ketika meninjau produksi AMMDes PT KMWI, Citeureup, Kabupaten Bogor, Selasa (26/3/2019).
Kendaraan yang dilengkapi alat-alat untuk pedesaan ini, kata Airlangga juga sudah menjalani uji coba.
Salah satunya pengiriman lima alat AMMDes ke lokasi bencana di Palu beberapa waktu lalu.
Untuk uji tipe, kata dia, AMMDes sudah diuji namun hasilnya masih dalam proses.
"Kita kemaren pada saat ada bencana, kementrian perindustrian mengirim lima alat sebagai produk uji coba ke Palu dan ini respon dari masyarakat luar biasa. Uji coba ada di Palu, Jawa Tengah, Lampung, Bogor. Sementara uji tipe sudah diuji di Kementrian Perhubungan dan ini dalam waktu dekat (hasil) akan mereka keluarkan," ungkap Airlangga.
AMMDes KMW ini akan resmi dipasarkan pada bulan April 2019 mendatang dengan model dasar yaitu unit yang dilengkapi dengan flat deck dan fitur power take off (PTO).
Mesin yang digunakan pada model ini telah mengalami penyesuaian untuk mendapatkan performa yang lebih baik di medan off road dan berbukit serta mengaplikasikan sistem penggerak tunggal yang dirancang dengan kecepatan maksimal 30 km per jam dan kapasitas silinder sebesar 650 cc.
Tidak hanya itu, AMMDes-KMW juga dilengkapi dengan sistem suspensi, sabuk pengaman 3 titik, sistem differential lock pada roda penggerak belakang, sistem pengereman hidrolik, rem tangan, lampu sorot depan, lampu belok, lampu rem, lampu mundur, klakson, windshield glass dan wiper.
Disertai pula penjualan alat secara terpisah mulai dari pompa Irigasi, genset listrik, perontok padi, pengupas padi, pemoles beras, pengupas kopi, perontok jagung, penjernih air, pembuat es serut hingga desain ambulans.
"Arahnya tentu ini untuk angkutan pedesaan, alatnya yang ditekankan di pedesaan apakah itu pasca panen, apakah itu untuk transportasi hasil holtikultura atau pun seperti alat untuk penjernih air. Harga bersaing," ungkap Airlangga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kendaraan-alat-mekanis-multiguna-pedesaan-ammdes.jpg)