Putrinya Tewas Diduga Karena Alat Kelamin Menantunya Terlalu Besar, Polisi Ungkap Ukuran Sebenarnya

Pelaporan itu dilakukan lantaran ayah mertua menduga putrinya Jumitra meninggal dunia karena tak sanggup menandingi menantunya saat berhubungan intim.

Putrinya Tewas Diduga Karena Alat Kelamin Menantunya Terlalu Besar, Polisi Ungkap Ukuran Sebenarnya
Kolase Suryamalang/net
Seorang pria di Probolinggo melaporkan menantunya karena ukuran alat kelaminnya terlalu besar 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Basar dilaporkan ayah mertuanya sendiri ke kantor polisi usai istrinya Jumitra Meninggal dunia.

Sito (55) melaporkan menantunya Basar ke Polsek Maron, Kabupaten Probolinggo.

Pelaporan itu dilakukan lantaran ayah mertua menduga putrinya Jumitra Meninggal dunia karena tak sanggup menandingi menantunya saat berhubungan intim.

Menurut informasi yang diterima ayah mertua, jika ukuran alat kelamin menantunya itu terlalu besar.

Suaminya Tak Punya Kerjaan Tetap, Mamah Muda Tega Bunuh Bayinya yang Masih Berusia 1 Tahun

Kronologi Pembunuhan Pendeta Cantik Berusia 24 Tahun, Diduga Diperkosa dan Diikat Pakai Ban Dalam

Pernah Mimpi Buruk? Jangan Risau Ini 3 Mimpi Buruk yang Jadi Pertanda Baik

Sehingga, menyebabkan Jumitra meninggal dunia.

Sito tak sendirian melaporkan Basar ke kantor polisi.

Warga Dusun Brukkan, Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo datang bersama sejumlah anggota keluarganya melakukan pelaporan ke polisi.

Sebab, ayah mertua menduga Basar lah yang membuat putrinya Meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Sehingga, polisi pun mengambil sejumlah tindakan untuk melakukan pembuktian.

"Sito dan keluarga mendapatkan informasi dari beberapa orang kalau anaknya meninggal akibat Alat Kelamin suaminya yang kebesaran. Padahal itu tidak benar," kata Kapolsek Maron AKP Sugeng Supriantoro, Rabu (27/3/2019) dilansir TrbunnewsBogor.com dari Surya Malang.

Halaman
1234
Penulis: Damanhuri
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved