Kabar Artis

Kuasa Hukum Sebut Steve Emmnuel Diperlakukan Tak Pantas Saat Ditangkap, Bikin Sang Artis Gemetar

Pengacara menyatakan bahwa kliennya diperlakukan tak pantas saat ditangkap oleh pihak kepolisian pada 21 Desember 2018 lalu.

Kuasa Hukum Sebut Steve Emmnuel Diperlakukan Tak Pantas Saat Ditangkap, Bikin Sang Artis Gemetar
TRIBUNNEWS.COM/WAHYU FIRMANSYAH
Steve Emmanuel tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat untuk menjalani sidang narkoba perdananya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (21/3/2019). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kuasa hukum artis peran Steve Emmanuel, Agung Sihombing menyatakan bahwa kliennya diperlakukan tak pantas saat ditangkap oleh pihak kepolisian pada 21 Desember 2018 lalu.

Menurut Agung, perlakuan tak pantas itu adalah dengan menodongkan Pistol ke kepala Steve Emmanuel.

Hal itu disampaikan oleh Agung saat ditemui usai persidangan lanjutan Steve Emmanuel di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (28/3/2019).

"Salah satu polisi penangkap mengeluarkan Pistol kecil berwarna silver semacam kong (Kongsberg Colt/ Colt M1911) menodongkan ke arah kepala, sehingga membuat Terdakwa gemetar, shock dan lemas," ucap Agung. 

2 Pria Ini Diduga Bunuh Calon Pendeta Karena Cintanya Ditolak, Bocah 11 Tahun Ikut Diikat & Diseret

Cara Download Lagu dari Youtube Diubah ke MP3, Tanpa Perlu Pakai Aplikasi Lagi

Daftar Nama Duta LIDA 2019 Grup 1 Top 16 Konser Malam Ini, Nirwana Duta Bengkulu Tampil

Agung mengatakan bahwa berdasarkan pengakuan Steve Emmanuel, Pistol tersebut ditodongkan oleh polisi lantaran Steve Emmanuel dianggap tak kooperatif saat penangkapan berlangsung.

Akan tetapi, kata Agung, Steve Emmanuel melakukan itu karena ada kejanggalan berkait surat penangkapan yang tak sama persis dengan data dirinya.

"Tiba-tiba para saksi datang dan mempunyai izin geledah, namun dalam surat yang diperlihatkan oleh saksi, nama terdakwa (Steve) dan tanggal lahir salah dan tidak ada izin dari pengadilan untuk menggeledah," ucap Agung.

"Sehingga terdakwa menolak, sampai akhirnya salah satu polisi mengancam terdakwa dan merangkul terdakwa dengan kasar," lanjutnya.

Saat itulah, lanjut Agung, salah satu aparat kepolisian menodongkan Pistol ke kepala kliennya itu.

Agung menambahkan bahwa saat awal penangkapan, pihak kepolisian bukan ingin menangkap Steve Emmanuel, melainkan mencari keberadaan pengedar Kokain yang sedang masuk daftar pencarian orang atau DPO.

"Saat itu polisi menyatakan mencari kokain dan pengedar kokain, bukan mencari terdakwa," ujarnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kuasa Hukum: Saat Ditangkap, Kepala Steve Ditodong Pistol oleh Polisi", 
Penulis : Andika Aditia
Editor : Bestari Kumala Dewi

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved