Pembunuhan Pendeta

Calon Pendeta Diduga Dibunuh dan Diperkosa Saat Haid, Pelaku Habisi Korban Karena Wajahnya Terlihat

Kedua pelaku, Hendri dan Nang rupanya memiliki peran masing-masing saat melakukan aksi pembunuhan dan perkosaan Melinda Zidemi.

Calon Pendeta Diduga Dibunuh dan Diperkosa Saat Haid, Pelaku Habisi Korban Karena Wajahnya Terlihat
Kolase Tribun Sumsel
Nang dan Han, dua pelaku pembunuhan dan perkosaan calon pendeta Melinda Zidemi di perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) 

Pelaku mencegat menggunakan balok yang ditaruh di tengah jalan.

Saat korban berhenti, kedua pelaku langsung menyerang kedua korban.

2 Pria Ini Diduga Bunuh Calon Pendeta Karena Cintanya Ditolak, Bocah 11 Tahun Ikut Diikat & Diseret

Bocah 11 Tahun Jadi Saksi Hidup Pembunuhan dan Perkosaan Pendeta, Tubuhya Diseret dan Tangan Diikat

Download Lagu On My Way Alan Walker - Gudang Lagu MP3 Ost PUBG Mobile

Pelaku mengikat bocah NT menggunakan karet ban dalam motor, sementara Hen melancarkan aksinya untuk memperkosa korban.

Meski dalam keadaan haid, Hendri tetap memperkosa korban.

Sedangkan Nang, membatalkan niatnya untuk memperkosa korban lantaran mengetahui korban sedang haid.

Ketika Hendri sedang melancarkan aksinya, ternyata korban meronta dan membuat tutup wajah Hendri terlepas.

Dari itulah, Hen memutuskan untuk mencekek leher korban Melindawati sampai tewas.

Barulah, mereka buang korban di semak-semak usai tewas.

Sementara itu, dua sepeda motor dan dua buah balok kayu sebagai barang bukti dalam kasus pembunuhan calon pendeta muda cantik Melinda Zidemi saat ini telah berada di Mapolda Sumsel, Jumat (29/3/2019).

Wajah dua pelaku pembunuh Melinda Zidemi.
Wajah dua pelaku pembunuh Melinda Zidemi. (FACEBOOK)

Sepeda motor pertama adalah jenis Honda Revo Hitam, diketahui merupakan kendaraan yang digunakan korban Melinda Zidemi sesaat sebelum akhirnya diperkosa dan dibunuh di Areal PT PSM Divisi 3 Blok F 19 Dusun Sungai Baung Desa Bukit Batu Kecamatan Air Sugihan Kabupaten OKI, Selasa (26/3/2019) lalu.

Halaman
1234
Penulis: yudhi Maulana
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved