Makan Daging Babi Tak Matang, Remaja 18 Tahun Ini Meninggal, Otaknya Dipenuhi Ratusan Cacing Pita

Diduga akibat mengkonsumsi daging babi tak matang, remaja berusia 18 tahun ini tewas dengan ratusan cacing pita di otaknya.

Makan Daging Babi Tak Matang, Remaja 18 Tahun Ini Meninggal, Otaknya Dipenuhi Ratusan Cacing Pita
Daily Mail
Ilustrasi Operasi 

Kondisi neurocysticercosis yang terjadi pada pasien ini disebabkan oleh terdapatnya ratusan parasit cacing pita yang bersarang di organ otaknya.

Ratusan parasit cacing pita ini menginvasi keseluruhan otak pasien mulai dari bagian korteks serebral hingga bagian orak kecil.

Dian Al Mahri Wafat, Ini Sejarah Masjid Kubah Emas Depok, Disebut Masjid Termegah di Asia Tenggara

Luna Maya Akui Pernah Dikecewakan Teman & Pasangan, Ayu Dewi Bongkar LM Baru Ditembak, Sama Siapa?

Kondisi neurocysticercosis ini secara perlahan akan merusak otak pasien dan merusak sistem syaraf pusat sampai otak pada akhirnya mati.

Neurocysticercosis yang terjadi pada pasien ini diduga akibat mengkonsumsi daging babi yang tak matang sepenuhnya.

Kondisi Neurocysticercosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi dari parasit cacing pita dalam tubuh membentuk kista.

Berdasarkan banyaknya jumlah parasit dalam tubuh dan lokasinya bersarang, para dokter memutuskan untuk merawat pasien dengan pemberian obat anti-inflamasi, anti-epilepsi secara rutin.

Pemberian obat dengan anti-parasit tidak dilakukan karena akan berdampak pada pembengkakkan dan pendarahan dalam pada organ otak.

Dua minggu jalani perawatan secara intensif, para dokternya menyatakan bahwa nyawa pasien tidak bisa tertolong.

Hasil pindai MRI otak pasien dengan ratusan cacing pita bersarang di otaknya.
Tangkap layar Daily Mail UK
Hasil pindai MRI otak pasien dengan ratusan cacing pita bersarang di otaknya.

Dari hasil scanning MRI yang dilakukan, terlihat perbedaan signifikan massa otak pasien sebelum dirawat dan setelah dirawat.

Pada hasil MRI otak pasien sebelum dirawat terlihat organ otak bagian korteks serebral yang dipenuhi oleh larva cacing pita.

Halaman
123
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved