Makan Daging Babi Tak Matang, Remaja 18 Tahun Ini Meninggal, Otaknya Dipenuhi Ratusan Cacing Pita

Diduga akibat mengkonsumsi daging babi tak matang, remaja berusia 18 tahun ini tewas dengan ratusan cacing pita di otaknya.

Makan Daging Babi Tak Matang, Remaja 18 Tahun Ini Meninggal, Otaknya Dipenuhi Ratusan Cacing Pita
Daily Mail
Ilustrasi Operasi 

Setelah jalani dua minggu pengobatan, rupanya infeksi yang disebabkan oleh cacing pita ini tidak bisa dihentikan.

Ramalan Zodiak Hari Ini 29 Maret 2019: Gemini - Taurus Bertemu Jodoh, Capricorn Rezeki Tak Terduga

Daftar Pemenang Dahsyatnya Awards 2019: Ayu Ting Ting Pedangdut Terdahsyat, Marion Jola Borong Piala

Hal ini terlihat dari hasil MRI otak pasien yang memperlihatkan massa otak yang menyusut dengan ratusan cacing pita yang bersarang memenuhi tempurung otak.

Peristiwa mengenaskan yang dialami oleh remaja berusia 18 tahun ini pun jadi viral di media sosial.

Melansir laman berita Daily Mail, kisah kematian remaja berusia 18 tahun ini telah dibagikan sebanyak 71 ribu kali dengan ratusan komentar.

Neurocysticercosis sendiri adalah kondisi medis yang sampai detik ini masih belum ditemukan obatnya.

Neurocysticercosis disebabkan oleh parasit cacing pita yang biasanya berkembang biak didalam tubuh hewan ternak babi, Taenia Solium.

Berdasarkan data WHO, Neurocysticercosis termasuk penyakit mematikan dengan penderita usia dewasa terbanyak.

Untuk menghindari penyakit ini, beberapa solusi dapat dilakukan.

Mulai dari mengurangi konsumsi daging babi yang tidak higienis, mencuci tangan secara rutin hingga memastikan daging yang dikonsumsi benar-benar matang. (*) (Grid.ID)

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved