Breaking News:

Pilpres 2019

Polisi Imbau Pendukung Kedua Capres Tidak Datang ke Lokasi Debat

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang menjadi pendukung kedua capres untuk tidak datang ke lokasi.

KOMPAS.COM/KRISIANTO PURNOMO)
Calon Presiden Nomor Urut 1, Joko Widodo dan no urut 2, Prabowo Subianto bersalaman usai Debat Kedua Calon Presiden, Pemilihan Umum 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang menjadi pendukung kedua capres untuk tidak datang ke lokasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan sebaiknya masyarakat menonton debat di rumahnya masing-masing.

"Kalau ada masyarakat yang ingin ikut nonton bareng, diimbau agar menonton debat dirumahnya masing-masing. Kita mengharapkan masyarakat ikut serta menciptakan suasana kondusif ikut berpatisipasi agar kegiatan berlangsung lancar," ujar Argo saat dikonfirmasi, Jumat (29/3/2019).

Selain itu, Argo meminta masyarakat menjaga ketertiban saat ikut nonton bersama di berbagai wilayah.

Meski begitu, Argo mengimbau masyarakat lebih baik menonton dirumahnya masing-masing agar suasana tetap kondusif.

"Untuk yang ingin menuju ke lokasi debat, kalau misalkan nanti kita mau masuk untuk menonton lebih baik lebih awal jamnya. Tentu yang boleh masuk hanya yang mendapatkan undangan dari KPU. Kemudian hal-hal yang dilarang, yang tidak diperbolehkan itu tidak dilakukan misalnya membawa sajam dan sebagainya," tutur Argo.

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya menerjunkan 5.000 personel gabungan untuk mengamankan jalannya debat itu. Debat kali ini akan digelar pada Sabtu, 30 Maret 2019 di Hotel Sangrila, Jakarta Pusat.

Pada debat ini akan mempertemukan kedua calon presiden, Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Tema yang diusung dalam debat keempat adalah ideologi, pemerintahan, keamanan, serta hubungan internasional. Format debat keempat akan sama dengan format debat ketiga, yaitu di antaranya durasi debat dialokasikan selama dua jam dan terdiri dari enam segmen.
 

(Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi)
 

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved